Pelbagai Kunci Kebahagiaan Sejati

Suara Muhammadiyah

16 November 2024

1829
Muhadjir Effendy

Muhadjir Effendy

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Muhadjir Effendy mengatakan, semua manusia mendambakan sebuah kehabagiaan. Yakni kebahagiaan yang bersifat sejati. Hal ini disampaikan saat Khutbah Jumat di Masjid Istiqlal Pasar Baru, Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Jumat (15/11).

“Kebahagiaan yang akan membawa kita kepada kedamaian, ketenteraman, dan ketenangan. Kebahagiaan sejati menurut ajaran Islam bukanlah kebahagiaan yang bersifat semu, melainkan kebahagiaan yang bersumber dari hubungan yang baik dengan Allah. Kebahagiaan yang berasal dari keseimbangan dalam hidup dan ketenangan hati,” ujarnya.

Kebahagiaan sejati telah terlukiskan dalam banyak ayat Al-Qur’an, salah satunya Qs at-Taubah [9]: 71. Menurut Muhadjir, redaksi ayat ini memberikan penjelasan, kebahagiaan sejati tidak hanya soal keberhasilan meraih kenikmatan duniawi dan bendawi (materi), tetapi kesuksesan dalam beribadah serta berbuat amal saleh.

“Kebahagiaan sejati ketika kehidupan kita selaras dengan tuntunan agama. Bisa menyeimbangkan (tawazun) antara kewajiban kepada Allah dengan kewajiban di dunia. Menjaga keseimbangan dalam berhubungan kepada Allah, sesama manusia, dan sesama ciptaan Allah,” katanya.

Dalam Al-Qur’an, ditemukan pelbagai muradif menyangkut konteks kebahagiaan. Yakni as-sa'adah, as-surur, dan al-falaḥ. Lebih lanjut, ada kategorisasi tentang kebahagiaan sebagaimana termaktub di dalam Qs al-Mu'minun [23]: 1-9.

Beberapa di antaranya meliputi bahagia khusyuk menjalankan salat, mampu menjauhkan dari perbuatan tidak berguna, menunaikan zakat, menjaga kemaluan (kecuali terhadap istri-istri mereka atau hamba sahaya yang mereka miliki), memelihara amanah, dan memelihara salat.

Menukil pandangan Imam Al-Ghazali, kebahagiaan sejati terletak pada hati yang selalu dekat dan tunduk kepada Allah. Dan merasa cukup dengan yang telah diberikan oleh Allah. Juga tidak terikat pada kelezatan duniawi semata. “Kebahagiaan sejati menurut Al-Ghazali yang meliputi kedamaian batin, ketenangan dan keberkahan dalam hidup,” ulasnya.

Sementara, Ibnu Miskawaih seorang cendekiawan Muslim mengungkapkan perbedaan antara kebaikan dengan kebahagiaan. Menurutnya, kebaikan adalah tujuan setiap sesuatu, sementara kebahagiaan adalah tujuan akhir. “Bagi Ibnu Miskawaih, kebaikan jasamni dan ruhani adalah puncak dari kesempurnaan sebuah kebahagiaan,” urainya.

Serupa itu, juga diperkuat dengan argumentasi Buya Hamka yang mengatakan, kebahagiaan sejati tercipta apabila seseorang mengenal dan dekat kepada Allah. Dan untuk mengenal Allah, seseorang harus menapaki jalan spiritual dan rasional secara seimbang. “Dengan cara itu, akan mengantarkan pada kebahagiaan sejati di dunia dan akhirat,” paparnya.

Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji ini menjelaskan, kebahagiaan sebagai fitrah manusia. Menurutnya, segenap umat manusia pada hakikatnya menginginkan kehidupan damai, tenang, dan merasa hidupnya bermakna.

“Kebahagiaan sejati bersumber dari iman dan ketaatan kepada Allah. Dan kebahagiaan seperti inilah yang akan memberikan kedamaian yang tak ternilai harganya. Ketika hati kita dipenuhi rasa syukur kepada Allah, hidup kita akan lebih bermakna,” tegasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

TASIKMALAYA, Suara Muhammadiyah – Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) Tapak Suci Jawa Barat yang dige....

Suara Muhammadiyah

29 October 2024

Berita

KUDUS, Suara Muhammadiyah - Pada bulan Ramadhan 1445H/2024 M, Lembaga Zakat Infak dan Shodaqoh Muham....

Suara Muhammadiyah

2 April 2024

Berita

GOWA, Suara Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Irwan Akib, mengajak selur....

Suara Muhammadiyah

9 July 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menggelar Sidang Ter....

Suara Muhammadiyah

15 November 2023

Berita

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang mengambil langkah st....

Suara Muhammadiyah

1 December 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah