PT MNU dan PT Petrokimia Siap Sinergi Hadirkan Pupuk Berkualitas

Suara Muhammadiyah

21 October 2026

93
Penyerahan SPJB Petroganik oleh Senior Vice President Mitra Bisnis PT Petrokimia Gresik kepada Direktur PT MNU (21/10).

Penyerahan SPJB Petroganik oleh Senior Vice President Mitra Bisnis PT Petrokimia Gresik kepada Direktur PT MNU (21/10).

KULONPROGO, Suara Muhammadiyah – Dalam tasyakuran penerbitan SPJB Petroganik PT Mentari Niaga Utama (MNU), Andri Puji Handoyo, Senior Vice President Mitra Bisnis PT. Petrokimia Gresik mengaku bangga sekaligus terharu. Perasaan tersebut bukan tanpa alasan. Menurutnya, alasannya cukup unik, yaitu stakeholder yang dihadirkan oleh MNU sangat lengkap. Mencakup seluruh pihak yang berkepentingan dan kompeten terhadap pengembangan pupuk petroganik yang berkualitas di bawah naungan BUMM (Badan Usaha Milik Muhammadiyah) dan PT. Petrokimia Gresik (21/10). 

“Kata kuncinya adalah kolaborasi dan sinergi,” ujarnya.

Menurutnya, penerbitan SPJB menjadi langkah awal bagi sebuah badan usaha untuk memutar roda bisnisnya. Ibarat seorang pelari, ia masih berada di garis start. Perlu waktu dan kerja keras untuk sampai pada garis finish. Sehingga masih ada banyak hal yang perlu dipersiapkan mulai dari pra produksi, produksi, quality control, sampai tahap sebuah produk sampai kepada konsumen.

“Pengembangan pupuk petroganik oleh PT Petrokimia Gresik ini tidak sebentar. Saya memulainya sejak tahun 2005, dan sejak saat itu saya sudah berurusan dengan pertelekan (kotoran hewan),” paparnya.

Di Arjuna Lounge PT. MNU, Salamrejo, Sentolo, Kulonprogo, Andri menjelaskan, pengembangan pupuk petroganik bermulai dari kegelisahan atas tudingan beberapa pihak bahwa keberadaan pupuk kimia memiliki andil besar dalam merusak kesuburan tanah. Dan untuk mengembalikan kualitas tanah yang telah rusak, ia bersama tim menginisiasi sebuah pupuk yang ramah terhadap tanah dan mampu mengembalikan kesuburan tanah.

Meski dalam prakteknya para petani menggunakan pupuk organik seperti kotoran hewan, tapi hal itu menurutnya belum cukup untuk mengembalikan kualitas tanah yang telah rusak oleh pupuk kimia.  

“Kami sejak 2005 menginisiasi pupuk ini, dan kemudian kami mohonkan ke kementerian pertanian untuk mendapatkan subsidi. Hingga akhirnya terus berkembang dan puncaknya kami mampu menjual hingga 700.000 ton di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Pupuk petroganik, menurutnya berbeda dengan pupuk seperti urea dan ponska. Meski tidak langsung menunjukkan perubahan pada tanaman, nampak hijau misalnya. Tapi perubahan justru terlihat pada kualitas tanah yang semakin membaik. 

“Pada tahun ini kami dipercaya menyalurkan 627.000 ton. Kami proyeksikan tahun ini mungkin baru mencapai 300.000 ton. Sehingga bagi PT Mentari Niaga Utama jangan khawatir. Secara serapan dan sinergi bersama produksi pupuk petroganik ini bisa memberikan manfaat,” tambahnya. 

Sebelum menutup sambutannya, ia memuji sepak terjang dakwah Muhammadiyah yang masuk ke segala bidang kehidupan. "Sebagai salah satu ormas yang tidak hanya tertua, tapi juga terkaya dengan aset di mana-mana, kami patut belajar kepada Muhammadiyah tentang bagaimana mengelola usaha sekaligus tetap mengutamakan kepentingan umat,” tutupnya. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PCIA Hongkong Peringati Milad 107 Aisyiyah HONGKONG, Suara Muhammadiyah - Para Pekerja Migran Indon....

Suara Muhammadiyah

30 May 2024

Berita

PURWOREJO, Suara Muhammadiyah - Sebuah momen kolaboratif internasional terjalin ketika delegasi....

Suara Muhammadiyah

10 September 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat 'Aisyiyah melangsungkan resepsi milad ke-109 di Cove....

Suara Muhammadiyah

19 May 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pada hari Ahad tanggal 20 Oktober 2024, rakyat Indonesia memiliki P....

Suara Muhammadiyah

21 October 2024

Berita

Merawat Sehat, Spiritual, dan Ukhuwah Perempuan Muda KULONPROGO, Suara Muhammadiyah — Menjaga....

Suara Muhammadiyah

29 September 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah