JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Ketua Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Didik Suhardi,Ph.D mengapresiasi kinerja panitia pusat dan panitia lokal dalam penyelenggaraan Olympicad VIII yang berlangsung sukses di Universitas Muhammadiyah Makassar, Sulawesi Selatan, tahun 2026.
Apresiasi tersebut disampaikan bersamaan dengan penyerahan laporan kegiatan Olympicad VIII oleh Erwin Akib, selaku Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Pusat Olympicad VIII, Baharuddin, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar dan sukses. Ia mengungkapkan bahwa jumlah peserta Olympicad VIII melampaui target, dengan total mencapai sekitar 10.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari koordinasi yang solid antara pimpinan Majelis Dikdasmen dan PNF Muhammadiyah di berbagai tingkatan, mulai dari pusat, wilayah, hingga daerah. “Ini merupakan hasil kerja sama yang baik dari seluruh unsur Muhammadiyah yang terlibat,” ujarnya.
Selain itu, Baharuddin juga menyampaikan hikmah personal yang diperolehnya di tengah kesibukan mengelola kegiatan Olympicad VIII. Ia mengaku bersyukur karena di sela-sela tugas tersebut, dirinya mendapatkan amanah sebagai guru besar. “Alhamdulillah, di tengah kesibukan ini, saya juga diberikan kemudahan untuk meraih jabatan guru besar,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan Olympicad VIII dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan prestasi sekolah dan madrasah Muhammadiyah di seluruh Indonesia.
Sementara itu, Didik Suhardi menegaskan bahwa keberhasilan Olympicad VIII menjadi momentum penting dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan di lingkungan Muhammadiyah. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti sebagai ajang kompetisi, tetapi juga mampu memberikan pengimbasan yang signifikan dalam memacu prestasi siswa.
“Ke depan, Olympicad diharapkan mampu menjadi pemantik semangat berprestasi bagi siswa sekolah dan madrasah Muhammadiyah di seluruh Indonesia,” tegasnya.
Dengan capaian tersebut, Olympicad VIII di Makassar diharapkan menjadi tonggak penting dalam penguatan kualitas pendidikan Muhammadiyah serta melahirkan generasi unggul yang berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. (HA)
