Respons Karhutla, MDMC Terjunkan Relawan di Sejumlah Wilayah Kalbar

Suara Muhammadiyah

22 August 2026

302
Foto Istimewa

Foto Istimewa

KUBU RAYA, Suara Muhammadiyah – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat melalui MDMC Kalimantan Barat melakukan respons terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Kubu Raya. Respons dilakukan melalui patroli, pengecekan kondisi lapangan, hingga pemadaman untuk mencegah api meluas dan mengancam masyarakat di sekitar lokasi.

Sejumlah titik yang menjadi perhatian tim berada di Parit Seruat, kawasan SMA 4 Sungai Raya, belakang Perumahan Taman Bumi Serdam, TPA Rasau Jaya, serta sekitar Kantor DKPP Kubu Raya. Kejadian berlangsung pada 14–22 Juli, 25–30 Juli, serta 4–6 Agustus 2026. Berdasarkan laporan yang dihimpun, tidak terdapat korban meninggal dunia, luka-luka, maupun hilang. Dampak yang tercatat berupa hutan dan semak belukar yang terbakar, sementara tidak terdapat Amal Usaha Muhammadiyah yang terdampak.

MDMC Kalimantan Barat mulai melakukan respons sejak awal Juli hingga saat ini (21/08) dengan memantau sejumlah titik yang berpotensi mengalami perluasan kebakaran. Pengecekan dan pemadaman dilakukan terutama pada titik api yang berada di sekitar permukiman dan fasilitas pendidikan di Kecamatan Sungai Raya. Dalam pelaksanaannya, MDMC berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Kubu Raya, BPBD Kalimantan Barat, TNI/Polri, Manggala Agni, serta relawan pemadam kebakaran setempat.

Respons di lapangan melibatkan SAR Muhammadiyah LRB-MDMC Kalimantan Barat, Tim Assessment MDMC Kalimantan Barat, serta kader IMM Kota Pontianak. Selain melakukan pemadaman, tim juga melakukan assessment untuk melihat kondisi dan kebutuhan di wilayah terdampak.

Sejumlah kebutuhan yang diperlukan dalam mendukung respons antara lain masker bagi warga, konsumsi tim pemadam, vitamin, kebutuhan relawan, BBM untuk mesin pemadam dan kendaraan operasional, peralatan pendukung tim media, kendaraan operasional, serta mesin pemadam berkapasitas besar beserta perlengkapannya.

Dalam pelaksanaan respons, tim masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Keterbatasan kendaraan operasional dan kapasitas alat pemadam menjadi salah satu tantangan dalam menjangkau dan menangani titik api. Selain itu, belum tersedianya kamera drone untuk membantu identifikasi titik api dan keterbatasan APD relawan.

Melalui respons yang dilakukan, MDMC Kalimantan Barat terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan pemantauan dan penanganan di titik-titik karhutla. Upaya ini dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas serta mengurangi risiko terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah terdampak.(*)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (Uhamka) kembali mencatat pre....

Suara Muhammadiyah

31 December 2025

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Gerakan dakwah Muhammadiyah yang begitu nyata berusaha memberika....

Suara Muhammadiyah

8 September 2024

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Opening Ceremony Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah akan men....

Suara Muhammadiyah

6 August 2026

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi tuan rumah da....

Suara Muhammadiyah

28 August 2024

Berita

SIDOARJO, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Timur berk....

Suara Muhammadiyah

16 July 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah