SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Ahli IT sekaligus dosen Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Asroni mengabdikan sebagian ilmunya untuk kemajuan Muhammadiyah di Cabang Tempel, Sleman. Ia membimbing Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tempel yang diwakili oleh Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) agar sigap merespons perkembangan zaman dalam berdakwah.
Kegiatan bertajuk “Ngoding Iman, Bangun Website: Digital Branding PCM Tempel Berbasis WordPress” tersebut dilaksanakan di Kompleks SMK Muhammadiyah Tempel pada Ahad (8/3). Peserta kegiatan adalah Angkatan Muda Muhammadiyah Cabang Tempel yang antusias mengikuti pelatihan pengelolaan website organisasi.
Program ini merupakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh tim dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta bekerja sama dengan PCM Tempel. Pelatihan satu hari ini berfokus pada penguatan digital branding serta pengelolaan website organisasi berbasis WordPress untuk menjangkau Generasi Z.
“Asroni menegaskan bahwa Angkatan Muda Muhammadiyah adalah masa depan persyarikatan, umat, dan bangsa. Karena itu, harus lahir pemimpin-pemimpin muda dari rahim Muhammadiyah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mampu mengelola ruang digital secara profesional.”
Berangkat dari semangat tersebut, penguatan kapasitas digital dipandang sebagai langkah strategis untuk membangun ekosistem dakwah yang relevan dengan karakter Generasi Z.
Ketua AMM Tempel, Ilham Sukron mengakui, selama ini PCM Tempel belum mengoptimalkan penggunaan website sebagai sarana pengembangan organisasi dan dakwah. Permasalahan yang dihadapi antara lain belum optimalnya pemanfaatan website sebagai pusat informasi resmi, belum tertatanya struktur konten organisasi, serta keterbatasan keterampilan pengurus dalam mengelola platform digital.
Pelatihan dirancang berbasis praktik langsung (hands-on). Materinya meliputi login dan setup WordPress, pembuatan halaman dasar seperti Beranda, Profil, Program, Berita, dan Kontak, penyusunan menu navigasi, publikasi berita dan media, desain halaman menggunakan Elementor atau Block Editor, instalasi plugin penting seperti SEO, Form Kontak, WhatsApp Button, dan Social Feed, hingga uji tampilan desktop dan mobile.
Sukron menyambut baik kegiatan ini. Ia menilai pelatihan tersebut menjadi momentum penting bagi PCM Tempel untuk memiliki website resmi dengan struktur konten yang tertata sekaligus meningkatkan kompetensi pengurus dalam manajemen website dan branding digital.
“Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat citra organisasi, meningkatkan publikasi dakwah, serta membangun ekosistem dakwah digital yang adaptif dan berkelanjutan di kalangan Generasi Z,” ujarnya.
Dalam kegiatan pengabdian masyarakat tersebut juga diserahkan dana hibah dari UMY kepada PCM Tempel untuk pengembangan program ternak domba.
