SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) terus memperkuat kapasitas akademiknya melalui peningkatan jabatan fungsional dosen.
Berdasarkan undangan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI, enam dosen UNIMUS tercantum dalam daftar penerima Surat Keputusan (SK) Profesor dan Lektor Kepala Gelombang II.
Penyerahan SK berlangsung, Jumat, 16 Oktober 2026, di Gedung A Kantor LLDIKTI Wilayah VI, Pawiyatan Luhur, Bendan Duwur, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Enam dosen tersebut terdiri atas Eny Winaryati sebagai penerima SK Profesor, serta Lasmiatun, Sabhan Kanata, Tulus Ariyadi, Yunan Kholifatuddin Syadi, Satriya Pranata.
Ketua LLDIKTI Wilayah VI Palupi menekankan, pentingnya peran guru besar dan lektor kepala dalam mendorong kemajuan perguruan tinggi.
"Jabatan akademik tersebut membawa tanggung jawab untuk membina dosen, mengawal peningkatan kualitas akademik, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi penelitian," tuturnya.
Palupi menyoroti penelitian yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Menurutnya, hasil penelitian perlu dikembangkan agar tidak berhenti pada publikasi atau capaian akademik, "tetapi dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat yang membutuhkan," menambahkan.
Menurutnya, kualitas penelitian perguruan tinggi perlu dilihat tidak hanya dari capaian akademik, tetapi juga dari relevansi dan manfaatnya dalam menjawab persoalan di lapangan.
"Pengetahuan yang dikembangkan oleh dosen dan peneliti diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi bagi berbagai tantangan masyarakat," terangnya.
Peningkatan jabatan akademik dosen juga menjadi salah satu unsur penting dalam penguatan ekosistem pendidikan tinggi.
"Guru besar dan lektor kepala diharapkan berperan dalam membimbing dosen lain, meningkatkan mutu pembelajaran, memperkuat budaya riset, serta membangun kolaborasi yang menghasilkan inovasi," ujarnya.
Bagi UNIMUS, penguatan sumber daya manusia akademik merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
"Kehadiran dosen dengan jabatan akademik yang lebih tinggi diharapkan dapat memperkuat pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus memperluas kontribusi universitas bagi masyarakat," tegas Rektor, Masrukhi.

