Sekolah Itu Penting, tapi Minat Belajar Anak Jauh Lebih Esensial

Suara Muhammadiyah

26 July 2026

105
Prof Dr Dadang Kahmad, MSi

Prof Dr Dadang Kahmad, MSi

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Agama Islam sangat menganjurkan umatnya untuk mencari ilmu. Demikian aksentuasi Qs al-Alaq ayat 1 yang landasan utama umat Islam agar terus membaca, belajar, dan mengeksplorasi pengetahuan.

“Itu perintah untuk membaca. Artinya belajar dengan cara membaca,” ujar Dadang Kahmad.

Rasulullah Saw pun mengkategorisasikan mencari ilmu sebagai kewajiban yang mesti ditunaikan. Di sinilah peran sentral orang tua sangat menentukan, lebih-lebih dalam memilih lembaga pendidikan.

“Sewajarnyaalah kita memang mencari sekolah yang terbaik, di samping akademis, juga pembinaan karakter yang bagus,” tutur Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu, Sabtu (25/7) dalam program CAP (Catatan Akhir Pekan) TvMu.

Menurut Dadang, semua sekolah itu pada dasarnya memberikan pelayanan terbaik buat tunas-tunas bangsa. Tinggal bagaimana setiap persona mampu mengambil manfaat dan mengembangkan potensi dari proses pendidikan yang dijalani.

“Semua sekolah itu baik, tergantung kepada orangnya, tergantung kepada orang tua yang memberikan support pada anaknya,” tegasnya.

Dukungan orang amat substansial dalam menopang pendidikan anak-anak. Orang tua, kata Dadang, harus bisa memenuhi pasokan kebutuhan esensial anak dalam menunjang belajarnya.

“Jangan sampai anak-anak terbengkalai belajarnya karena gadget. Mereka bermain game terlalu lama, media sosial sehingga mereka melupakan sekolah,” tekannya.

Sebuah langkah progresif untuk menyekolahkan anak-anak. Tidak dapat dipungkiri, hal ini lantas memberikan pengalaman belajar. “Insyaallah mendapatkan pengetahuan yang berguna untuk masa depan,” ucap Dadang, dengan hal lebih pentingnya lagi: memiliki banyak teman.

“Di samping punya pengetahuan hard skill, punya pengetahuan soft skill juga berkolaborasi, itu penting. Berkemampuan untuk berkawan, berkomunikasi dan lain sebagainya,” ungkpanya.

Maka, yang perlu dilakukan, sekolah, dan sekolah. Itu garis besar yang dikemukakan Dadang. Dengan tidak menafikan pemilihan tempat sekolahnya--harus favorit, tapi yang pasti, anak-anak harus sekolah.

“Kita perlihatkan bagaimana orang-orang yang berhasil menjadi orang-orang yang top melalui sekolah,” ujarnya.

Bahkan, sampai kapan pun, sekolah itu masih tetap memegang peranan penting. Dalam ihwal apa? “Memobilisasi sosial seseorang dari status rendah ke status menengah atau status atas melalui sekolah,” beber Dadang.

Satu hal yang menjadi atensi khusus: fasilitas sekolah. “Itu menentukan juga tingkat keberhasilan pembelajaran,” ungkapnya. Tapi, digarisbawahi bahwa, hal itu tidak mutlak.

“Yang paling penting itu pada diri seseorang murid itu mempunyai keinginan kuat untuk belajar,” jelas Dadang, yang juga Anggota Dewan Pendidikan Nasional.

Demikian itu menjadi hal galib, di mana posisi rumah, keluarga, dan masyarakat menjadi garda terdepan memberikan spirit kepada anak-anak dalam belajar. Di sinilah, jantung utamanya.

“Bagaimana anak itu harus mempunyai minat belajar yang baik,” sebutnya.

Hal fundamental lainnya berpokok pangkal pada gurunya. Dadang mendorong kepada seluruh guru harus antusias dalam mengajar untuk melahirkan generasi bangsa cerdas-berkeadaban.

“Jangan sampai mereka mengajar karena kewajiban saja, tapi harus punya dedikasi,” tegasnya.

Lebih relevan, menyangkut materi pembelajaran. Dadang meminta penyajian materi yang menarik, sehingga dapat merangsang anak untuk belajar lebih lanjut.

“Sekolah itu sebagai kunci. Anak harus mampu mandiri untuk belajar, mencari ilmu. Kalau itu bisa tercapai, saya kira kita tidak usah terlalu selektif (memilih sekolah),” bebernya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Bergabung ke dalam gerakan lingkungan merupakan wujud kebaikan dan ....

Suara Muhammadiyah

19 August 2025

Berita

ROKAN HULU, Suara Muhammadiyah – Dalam rangka menyemarakkan Milad ke-113 Muhammadiyah, Pimpina....

Suara Muhammadiyah

29 November 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta kembali men....

Suara Muhammadiyah

16 February 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Kementerian PPN/Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasio....

Suara Muhammadiyah

12 June 2026

Berita

TASIKMALAYA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat kembali mengg....

Suara Muhammadiyah

17 March 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah