Sekolah Muhammadiyah Tak Cukup Jual Fasilitas, Harus Hadirkan Manfaat bagi Masyarakat

Suara Muhammadiyah

8 August 2026

198
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Sekolah Muhammadiyah perlu membangun identitas yang kuat dan memiliki posisi yang jelas di tengah persaingan pendidikan yang semakin kompleks. Sekolah tidak cukup hanya menawarkan layanan pendidikan, tetapi harus mampu menghadirkan nilai yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Agus Suroyo, M.Pd.I. dalam Workshop Sukses SPMB Tahun Pelajaran 2027/2028 bagi Kepala SMP Muhammadiyah se-Kabupaten Sleman yang diselenggarakan di Aula Satriafi Kaliurang, Sleman Yogyakarta (7/8).

Dalam paparannya, Agus Suroyo menjelaskan bahwa setiap sekolah harus memahami siapa pasar yang dilayani, karakter masyarakatnya, serta nilai utama yang ingin ditawarkan kepada calon peserta didik dan orang tua.

“Sekolah harus memiliki identitas yang jelas. Masyarakat harus tahu apa yang menjadi kekuatan dan pembeda sekolah dibandingkan lembaga pendidikan lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan sekolah tidak hanya ditentukan oleh besarnya fasilitas atau jumlah siswa, tetapi juga oleh kemampuan membangun kepercayaan masyarakat melalui program yang sesuai dengan kebutuhan lingkungan sekitar.

Agus menjelaskan bahwa terdapat sekolah yang berkembang karena mengedepankan prestasi akademik, ada yang unggul dalam pembinaan karakter, ada yang fokus pada tahfiz Al-Qur'an, teknologi, kewirausahaan, maupun layanan pendidikan yang inklusif dan ramah bagi berbagai lapisan masyarakat.

Ia menambahkan bahwa sekolah juga perlu memperhatikan aspek aksesibilitas pendidikan. Muhammadiyah sejak awal memiliki semangat memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat luas, termasuk keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Karena itu, sekolah dapat mengembangkan berbagai skema beasiswa, subsidi silang, maupun program kemitraan dengan para donatur, alumni, dan tokoh masyarakat.

“Jangan sampai ada anak yang memiliki potensi tetapi kehilangan kesempatan belajar karena keterbatasan ekonomi. Di sinilah peran sekolah untuk menghadirkan solusi,” jelasnya.

Agus membagikan pengalaman mengenai pentingnya membangun jaringan dukungan dari berbagai pihak, seperti alumni, pengusaha, tenaga profesional, tokoh masyarakat, dan para dermawan yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan.

Melalui kolaborasi tersebut, sekolah dapat membantu peserta didik yang membutuhkan sekaligus memperluas dukungan bagi pengembangan program pendidikan.

Menurutnya, pendekatan tersebut bukan hanya berdampak pada peningkatan akses pendidikan, tetapi juga memperkuat citra sekolah sebagai lembaga yang memiliki kepedulian sosial dan keberpihakan kepada masyarakat.

Selain itu, ia menegaskan bahwa strategi pengembangan sekolah harus didasarkan pada pemahaman yang mendalam terhadap kondisi internal sekolah dan kebutuhan masyarakat sekitar.

Sekolah yang memiliki sumber daya terbatas tetap dapat berkembang apabila mampu menemukan keunggulan yang dimiliki, membangun jejaring yang kuat, dan mengelola program secara kreatif serta berkelanjutan.

Dalam sesi diskusi, para kepala sekolah diajak menyusun berbagai alternatif strategi yang sesuai dengan karakter sekolah masing-masing, mulai dari penguatan program unggulan, perluasan jejaring kemitraan, hingga pengembangan skema bantuan pendidikan bagi peserta didik.

Menutup materinya, Agus Suroyo menegaskan bahwa masa depan sekolah Muhammadiyah tidak hanya ditentukan oleh kemampuan bersaing, tetapi juga oleh kemampuannya menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

“Sekolah yang dicintai masyarakat adalah sekolah yang tidak hanya mendidik dengan baik, tetapi juga mampu menghadirkan harapan, kesempatan, dan masa depan yang lebih baik bagi peserta didiknya,” pungkasnya.

Workshop yang diikuti para kepala SMP Muhammadiyah se-Kabupaten Sleman tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan sekolah, membangun inovasi layanan pendidikan, serta merumuskan strategi SPMB yang lebih adaptif dan berkelanjutan.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr Haedar Nashir....

Suara Muhammadiyah

23 May 2026

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah- Ketua Umum Pimpinan Komisariat (Pikom) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (....

Suara Muhammadiyah

8 September 2023

Berita

TAKENGON. Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Aceh Tengah dan Pimpinan....

Suara Muhammadiyah

5 March 2026

Berita

BANJARMASIN, Suara Muhammadiyah – Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LP....

Suara Muhammadiyah

24 July 2025

Berita

TANGERANG, Suara Muhammadiyah – Biro Perjalanan Haji dan Umrah PT Suara Muhammadiyah Wisata (S....

Suara Muhammadiyah

15 December 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah