Semangat Perjalanan Darat dan Laut Hadiri Muktamar XXIV IPM

Publish

6 February 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
95
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Para kader Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kalimantan Tengah (PW IPM Kalteng), menempuh 34 (Tiga puluh empat) jam perjalanan darat dan laut dalam rangka membuat sejarah untuk bisa berhadir di acara yang sakral yaitu Muktamar XXIV IPM di Makassar.

Jarak bukanlah suatu alasan untuk bisa membawa sebuah tekad, membawa perubahan, serta memastikan suara pelajar Kalteng tetap di perhitungkan dalam acara Muktamar XXIV tersebut. 

Enam delegasi berasal dari PW dan dua dari PD IPM Katingan. Mereka adalah Ipmawan Suhendra (Ketua Umum), Ipmawati Desti (Bendahara Umum), Ipmawati Aulia (Sekbid Organisasi), Ipmawan Anggi (Kabid TI), Ipmawan Fahri (Kabid ASBO), Ipmawati Mufidah (Kabid PIP), Ipmawan Algi (Ketua Umum PD Katingan), serta Ipmawati Alya (Sekretaris Umum PD Katingan).

Perjalanan dimulai Senin, 2 Februari 2026. Rombongan menempuh 10 jam perjalanan darat menuju Batulicin, lalu melanjutkan 24 jam pelayaran menuju Makassar. Di tengah laut, sinyal menghilang, gawai tak lagi berarti. Waktu diisi dengan berbincang, berbagi cerita, berdiskusi, hingga bermain kartu. Sebagian baru pertama kali merasakan lamanya perjalanan laut. Lelah terasa, tetapi kebersamaan justru menguatkan.

Bagi IPM Kalimantan Tengah, perjalanan ini bukan sekadar mobilitas, melainkan misi. Wilayah dengan persebaran PD IPM yang luas dan jarak antardaerah yang jauh menuntut strategi gerakan yang berbeda. Karena itu, kehadiran di muktamar menjadi ruang untuk membawa gagasan kolaborasi, penguatan kaderisasi, serta pengembangan potensi pelajar daerah.

Suhendra, Ketua Umum PW IPM Kalteng sekaligus calon formatur PP IPM menyampaikan, muktamar adalah momentum memperjuangkan kesinambungan gerakan melalui ekosistem dai pelajar, ekonomi kreatif pelajar, serta pendidikan kaderisasi yang disesuaikan dengan jenjang awal bergabung di IPM—baik SMP, SMA, bahkan SD.

“Perjalanan ini mengingatkan kami bahwa perjuangan pelajar Kalimantan memang tidak selalu mudah. Tapi justru dari jarak yang jauh itulah lahir ketangguhan. Kami datang bukan hanya sebagai peserta, tapi sebagai pembawa harapan pelajar daerah dari Bumi Tambun Bungai menuju Makassar,” ungkapnya. (mf)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa Program Studi (prodi) Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas M....

Suara Muhammadiyah

20 August 2025

Berita

KUPANG, Suara Muhammadiyah - Pasca referendum kemerdekaan Timor Timur tahun 1999, banyak warga Timor....

Suara Muhammadiyah

12 December 2024

Berita

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah Kalimantan Te....

Suara Muhammadiyah

7 May 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Pendidikan, Seni, Budaya d....

Suara Muhammadiyah

19 December 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Setelah mengukuhkan 3 guru besarnya beberapa waktu lalu, Universita....

Suara Muhammadiyah

5 December 2023