Semangat Perjalanan Darat dan Laut Hadiri Muktamar XXIV IPM

Publish

6 February 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
444
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Para kader Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kalimantan Tengah (PW IPM Kalteng), menempuh 34 (Tiga puluh empat) jam perjalanan darat dan laut dalam rangka membuat sejarah untuk bisa berhadir di acara yang sakral yaitu Muktamar XXIV IPM di Makassar.

Jarak bukanlah suatu alasan untuk bisa membawa sebuah tekad, membawa perubahan, serta memastikan suara pelajar Kalteng tetap di perhitungkan dalam acara Muktamar XXIV tersebut. 

Enam delegasi berasal dari PW dan dua dari PD IPM Katingan. Mereka adalah Ipmawan Suhendra (Ketua Umum), Ipmawati Desti (Bendahara Umum), Ipmawati Aulia (Sekbid Organisasi), Ipmawan Anggi (Kabid TI), Ipmawan Fahri (Kabid ASBO), Ipmawati Mufidah (Kabid PIP), Ipmawan Algi (Ketua Umum PD Katingan), serta Ipmawati Alya (Sekretaris Umum PD Katingan).

Perjalanan dimulai Senin, 2 Februari 2026. Rombongan menempuh 10 jam perjalanan darat menuju Batulicin, lalu melanjutkan 24 jam pelayaran menuju Makassar. Di tengah laut, sinyal menghilang, gawai tak lagi berarti. Waktu diisi dengan berbincang, berbagi cerita, berdiskusi, hingga bermain kartu. Sebagian baru pertama kali merasakan lamanya perjalanan laut. Lelah terasa, tetapi kebersamaan justru menguatkan.

Bagi IPM Kalimantan Tengah, perjalanan ini bukan sekadar mobilitas, melainkan misi. Wilayah dengan persebaran PD IPM yang luas dan jarak antardaerah yang jauh menuntut strategi gerakan yang berbeda. Karena itu, kehadiran di muktamar menjadi ruang untuk membawa gagasan kolaborasi, penguatan kaderisasi, serta pengembangan potensi pelajar daerah.

Suhendra, Ketua Umum PW IPM Kalteng sekaligus calon formatur PP IPM menyampaikan, muktamar adalah momentum memperjuangkan kesinambungan gerakan melalui ekosistem dai pelajar, ekonomi kreatif pelajar, serta pendidikan kaderisasi yang disesuaikan dengan jenjang awal bergabung di IPM—baik SMP, SMA, bahkan SD.

“Perjalanan ini mengingatkan kami bahwa perjuangan pelajar Kalimantan memang tidak selalu mudah. Tapi justru dari jarak yang jauh itulah lahir ketangguhan. Kami datang bukan hanya sebagai peserta, tapi sebagai pembawa harapan pelajar daerah dari Bumi Tambun Bungai menuju Makassar,” ungkapnya. (mf)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia (MHH) Pimpinan Wilayah Muhammadiya....

Suara Muhammadiyah

30 August 2025

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Kota Surabaya kembali mempert....

Suara Muhammadiyah

25 November 2025

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah – Ketua Sekretariat Milan Urban Food Policy Pact (MUFPP) atau Pakta M....

Suara Muhammadiyah

1 August 2024

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani MAP mengingatkan manajemen Rumah Sakit Um....

Suara Muhammadiyah

1 April 2024

Berita

Teliti Kesejahteraan Spiritual Mahasiswa Non Muslim di Kampus Islam  YOGYAKARTA, Suara Muhamma....

Suara Muhammadiyah

20 July 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah