SM Launching Buku "Media & Islam Berkemajuan" di Momen Milad ke-110

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
880
Launching Buku "Media & Islam Berkemajuan" karya Roni Tabroni di Grha Suara Muhammadiyah. Foto: Cris

Launching Buku "Media & Islam Berkemajuan" karya Roni Tabroni di Grha Suara Muhammadiyah. Foto: Cris

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Suara Muhammadiyah melaunching dan membedah buku karya Wakil Ketua Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Pusat Muhammadiyah Roni Tabroni, Rabu (13/8) di Lantai 4 Grha Suara Muhammadiyah Yogyakarta. Buku ini berjudul "Media & Islam Berkemajuan: Perjalanan dan Pemikiran Jurnalis Islam Lintas Generasi."

Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media/Suara Muhammadiyah Deni Asy'ari menyampaikan apresiasi atas mahakarya yang dilahirkan oleh Roni Tabroni. Menurutnya, ini menjadi kado Milad ke-110 Suara Muhammadiyah.

"Saya sampaikan tahniah atas dilaunchingnya buku ini. Bagi kami, buku dari Kang Roni ini menjadi kado untuk Milad Suara Muhammadiyah sekaligus kado bagi Hari Pers Muhammadiyah," katanya.

Deni menyebut, posisi media dan informasi di dalam Islam sangat penting. Jika ditarik dari denyut nadi sejarah Islam, wahyu pertama yang diterima Nabi Muhammad Saw berbicara tentang iqra merepresentasikan seputar informasi, sementara kala itu, Nabi tidak bisa membaca dan menulis.

“Artinya media dan informasi nomor satu dalam Islam. Sehingga posisi media sebagai superstruktur untuk membentuk dasar struktur sosial,” katanya.

Hal demikian berbeda dengan Marxisme, di mana basic struktruk membentuk superstruktur. Sementara, di dalam Islam, superstruktur membentuk basic struktur. “Artinya bahwa media sebagai suprastruktur membentuk struktur sosial. Itulah kemudian bagaimana media itu penting,” tegasnya.

Merujuk Al-Qur'an, Deni menyebut ada beberapa istilah media, yaitu naba, ya'lam, dan sirah. Di sini menunjukkan, bahwa media menjadi pembentuk struktur sosial. "Media Islam tidak hanya berdimensi pers, tapi ada dimensi mujadid, muwahid, mujtahid," terangnya.

Ditambahkan Deni, buku ini menjadi legitimasi dari jawaban kebertahanan Suara Muhammadiyah melampaui 1 abad. Menurutnya, Suara Muhammadiyah hadir tidak sekadar berdimensi pers, tetapi hadir berperan sebagai ketiga dimensi tersebut.

"Inilah menurut saya kebertahanan Suara Muhammadiyah," ujarnya.

Termasuk, buku ini membentang tokoh-tokoh yang bergerak di bidang literasi dan pers. Ada Hamka, Haji Fachrodin, Haedar Nashir, Ahmad Syafii Maarif, dan masih banyak lagi.

"Tokoh-tokoh yang ditampilkan dalam buku ini menjadi menarik karena menjadi narasi yang pertama kali ditulis dan diulas," tegasnya.

Ketua Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah Muchlas, sangat senang dengan diluncurkannya buku karya Roni Tabroni. "Ini momentum yang luar biasa. Saya kira buku ini sangat layak dan penting untuk dibaca," katanya.

Buku ini, terang Muchlas, sebagai spirit bagi media Islam, bahwa bagaimana media menjadi ijtihad intelektual. "Saya kira dari judul bukunya sudah menarik dan baik," ucap Rektor Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta ini.

Acara ini menghadirkan narasumber, yaitu Pemimpin Redaksi Harian Kedaulatan Rakyat Octo Lampito, Redaksi Pelaksana Suara Muhammadiyah Isngadi Marwah Atmadja, dan penulis buku, Roni Tabroni. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) resmi meluncu....

Suara Muhammadiyah

3 December 2024

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Language Development Center (LDC) Universitas Muhammadiyah Purwoker....

Suara Muhammadiyah

1 February 2024

Berita

BREBES, Suara Muhammadiyah - Dewan Asatidz Pesantren MBS Bumiayu memenuhi undangan untuk melakukan P....

Suara Muhammadiyah

5 November 2023

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Solo menggelar ....

Suara Muhammadiyah

17 May 2024

Berita

LAMTENG, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka menuju mandiri pangan dari rumah, PekkaMu dan MPM PCM Kal....

Suara Muhammadiyah

4 November 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah