SPs UMJ Memajukan Pendidikan, Cetak Sejarah Luluskan Doktor ke-104 dan ke-105

Publish

6 May 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
46
Dok Istimewa

Dok Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta (SPs UMJ) kembali memperkuat eksistensinya dalam dunia akademik dengan meluluskan dua doktor baru di bidang Manajemen Pendidikan Islam (MPI). Dalam prosesi sidang terbuka yang dilaksanakan di Auditorium Dr. Syafri Guricci Lantai 5, Fakultas Kedokteran dan Kesehatan (FKK) UMJ pada Selasa (05/05/2026), UMJ resmi mengukuhkan Fadillah Sabri sebagai doktor ke-104 dan Mustaqim sebagai doktor ke-105.

Fadillah Sabri (Doktor ke-104): Kepercayaan Masyarakat sebagai Kunci Daya Saing

Fadillah yang juga Rektor Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung menjelaskan bahwa penelitiannya menguji mekanisme transformasi kepemimpinan kepala sekolah dengan program unggulan 7 sunnah dan dukungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM). Penelitian ini menjadi keunggulan dalam bersaing secara berkelanjutan melalui kepercayaan masyarakat.

Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) terhadap 370 responden. Penelitian dilakukan selama lima bulan sejak Juni hingga Oktober 2025.

Hasil menunjukkan bahwa ketiga determinan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepercayaan dan daya saing.

“Temuan ini menolak asumsi Linear Resources – Based View (RBV) dengan menegaskan bahwa sumber daya berbasis nilai tidak otomatis menghasilkan unggulan, tetapi memerlukan mekanisme konversi sosial berupa kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Fadillah menjelaskan penelitian ini memposisikan kepercayaan sebagai strategic conversion mechanism yanh memperluas kerangka Sustainable Competitive Advantage (SCA) dalam konteks pendidikan Islam.

“Dukungan PDM berfungsi sebagai organization capital yang memperkuat legitimasi struktural dan keberlanjutan organisasi,” tambahnya.

Penelitian ini menawarkan kebaruan konseptual-mekanistik dalam kajian sekolah Muhammadiyah dengan menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat (trust) bukan sekedar hasil sosial melainkan mekanisme konversi strategis yang menghubungkan sumber daya berbasis nilai dan keunggulan bersaing berkelanjutan. 

Sidang terbuka ini dipimpin oleh Rektor UMJ Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si,.dengan penguji Prof. Dr. Herwina Bahar, M.A., Dr. Sularno, M.Si., dan Dr. Saiful Bahri, Lc., M.A. Selain itu, turut hadir penguji tamu dari Universitas Negeri Jakarta yaitu Prof. Dr. Irfan Iskandar, M.Hum., dengan promotor Prof. Dr. Iswan, M.Si., dan Co Promotor Dr. Dirgantara Wicaksono, M.Pd.

Mustaqim (Doktor ke-105): Evaluasi Mutu dan Karakter pada Buku Teks PAI

Pada hari yang sama, Mustaqim turut dikukuhkan sebagai doktor ke-105 dengan predikat Pujian (IPK 3.88). Penelitiannya fokus pada aspek pedagogis dan manajerial melalui disertasi berjudul “Analisis Manajemen Mutu pada Buku Teks Pendidikan Agama Islam Sekolah Menengah Atas yang Berorientasi Pendidikan Karakter”.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Data dikumpulkan melalui studi dokumen terhadap buku teks Pendidikan Agama Islam (PAI) SMA yang diterbitkan oleh Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan, wawancara mendalam dengan penulis, editor, serta guru PAI, dan observasi penggunaan buku di lingkungan sekolah.

Mustaqim menjelaskan bahwa hasil penelitiannya menunjukkan manajemen mutu buku teks PAI belum sepenuhnya memenuhi prinsip Total Quality Management (TQM) dalam konteks pendidikan. Pada tahap perencanaan, penyusunan buku telah mengacu pada standar kurikulum nasional, namun belum optimal dalam mengintegrasikan nilai-nilai karakter.

Lebih lanjut, pada tahap pelaksanaan, proses penulisan dan penyuntingan telah dilakukan secara sistematis, sementara pada aspek penerbitan akademik buku sudah memenuhi standar kelayakan isi, bahasa, penyajian, dan kegrafikaan. Meski demikian, masih ditemukan ketidakseimbangan dalam integrasi aspek kognitif, afektif, dan psikomotor dalam materi pembelajaran.

“Penguatan manajemen mutu buku teks PAI harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya pada aspek teknis penulisan, tetapi juga pada integrasi nilai karakter dalam setiap komponen pembelajaran,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pada aspek pengawasan, sistem penjaminan mutu belum berjalan secara terpadu antara lembaga penulis, penerbit, dan pengguna buku. Sementara itu, pada aspek evaluasi, umpan balik dari guru dan peserta didik belum dimanfaatkan secara maksimal untuk perbaikan isi maupun desain pembelajaran.

“Sinergi antara aspek manajerial, pedagogis, dan nilai spiritual menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas buku teks PAI yang berorientasi pada pendidikan karakter,” ungkapnya.

Sidang terbuka ini dipimpin oleh Ketua Sidang Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., dengan promotor Prof. Dr. Masyitoh, M.Ag. serta co-promotor Dr. Rabiatul Adawiyah, M.Pd. Tim penguji terdiri dari Prof. Dr. Suhendar Sulaeman, M.S., Prof. Dr. Herwina Bahar, M.A., Dr. Saiful Bahri, Lc., M.A., serta penguji tamu Dr. Uli Amri Syafri, Lc., M.A. dari Universitas Ibn Khaldun Bogor.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H melakuk....

Suara Muhammadiyah

16 January 2025

Berita

KUDUS, Suara Muhammadiyah – Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan Pimpinan Daerah ‘Aisyiya....

Suara Muhammadiyah

30 September 2024

Berita

BANJARMASIN, Suara Muhammadiyah - PCM Banjarmasin 13 yang berlokasi di Kecamatan Banjarmasin Ut....

Suara Muhammadiyah

9 November 2023

Berita

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah - Gedung LKSA Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Grogol menjadi muara ber....

Suara Muhammadiyah

25 November 2024

Berita

BENGKULU, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) kembali menggelar wisuda peri....

Suara Muhammadiyah

2 June 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah