SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah - Kontingen Tapak Suci Bantul berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada cabang olahraga pencak silat dalam ajang Muhammadiyah Games 2026 yang berlangsung Kamis hingga Ahad (14–17/5/2026) di Edutorium UMS. Tim ini sukses membawa pulang tiga medali perak dan satu medali perunggu untuk kontingen PWM DIY.
Empat medali tersebut diraih oleh Hilmi Abdurarahman yang menyabet medali perak kelas G Putra Pra Remaja, M. Nur Shalahudin Ridha Magfiroh peraih medali perak kelas G Putra Remaja, Salsha Nur Khayrunnisha yang meraih medali perak kelas F Putri Remaja, serta Mieshella Friska Alinnia yang memperoleh medali perunggu kelas C Putri Remaja.
Keberhasilan ini memastikan tim pencak silat Tapak Suci Bantul menyumbangkan empat medali bagi kontingen PWM DIY pada ajang olahraga Muhammadiyah tersebut. Kontingen pencak silat Bantul sendiri diperkuat oleh sembilan pesilat yang tampil pada berbagai kelas pertandingan.
Manajer tim Dhitya Liani bersama jajaran pelatih Atok Susanto, Diah Nurmei, dan Hendri Budi Setyawan mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah menunjukkan semangat bertanding dan sportivitas selama kompetisi berlangsung.
Ketua LPO PDM Bantul, Yudha Kurniawan, menjelaskan bahwa keberangkatan tim pencak silat ke Solo merupakan hasil kolaborasi berbagai elemen Muhammadiyah di Bantul. Dukungan datang dari amal usaha Muhammadiyah, PDM, PCM, hingga berbagai pihak lain yang turut membantu kebutuhan kontingen.
Menurut Yudha, semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam mendukung perjuangan para atlet Tapak Suci Bantul. Bahkan, tim ini menjual jersey untuk menutup kekurangan biaya keberangkatan dan operasional tim selama mengikuti kejuaraan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas berbagai bentuk dukungan dari seluruh elemen persyarikatan. Prestasi ini menjadi hasil kerja bersama dan semoga dapat memotivasi para pesilat muda untuk terus berprestasi,” ujarnya.
Prestasi tersebut sekaligus mempertegas kontribusi Tapak Suci Bantul dalam mengharumkan nama Muhammadiyah DIY di tingkat nasional melalui cabang olahraga pencak silat.

