Untuk Bisa Bersaing, Kita Harus Memiliki Kualitas di atas Rata-rata

Publish

19 December 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1152
Prof Dr H Haedar Nashir, M.Si

Prof Dr H Haedar Nashir, M.Si

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Internasionalisasi program AIK terus digalakkan dan integrasi keilmuan juga terus diupayakan. Dua hal inilah yang dilakukan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam mengoptimalisasikan potensi yang dimiliki. 

Di momentum milad UAD yang ke-64, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V Setyabudi Indartono mengucapkan selamat atas capaian yang luar biasa UAD dalam enam dekade terakhir. Menurutnya, perjalanan panjang ini menggambarkan sebuah pengalaman dan kontribusi nyata dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Ia juga memuji cara UAD meningkatkan daya saing melalui jalan kolaborasi dan inovasi yang menghasilkan capaian dan prestasi membanggakan. 

Berlangsung di Ampitarium Universitas Ahmad Dahlan pada Kamis, 19 Desember 2024, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir dalam amanatnya menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja UAD sebagai salah satu PTM kebanggaan warga Persyarikatan.

Meski telah mendapatkan berbagai capaian positif, Haedar berpesan agar UAD tidak selalu merasa berada di zona nyaman. Ia mendorong agar UAD terus terpacu untuk meningkatkan daya saing melalui jalan kolaborasi dan inovasi. 

Guru Besar Sosiologi UMY itu pun meminta seluruh jajaran pimpinan perguruan tinggi melakukan akselerasi guna menggali beragam potensi. Hal ini ditujukan agar segala potensi besar yang dimiliki UAD dapat dikapitalisasi. Upaya ini menurutnya menjadi langkah strategis dalam memproyeksikan masa depan yang penuh tantangan. 

“Untuk bisa bersaing, kita harus memiliki kualitas di atas rata-rata,” ujarnya.

Haedar pun mengajak seluruh civitas akademika untuk terus meningkatkan pengkhitmatan. Bekerja di Amal Usaha Muhammadiyah selain sebagai sebuah panggilan profesi, juga harus merasa terpanggil di jalan pengabdian. Ia berharap semua dosen dan tenaga pendidik memiliki ras keterpanggilan untuk berkhitmah kepada UAD, umat dan bangsa. 

“InshaAllah semuanya akan bermakna ibadah. Tunjukkan bahwa UAD adalah tempat bagi lahirnya generasi yang bertakwa dan berilmu, dan melalui ilmunya itu, dapat memberikan kebermanfaatan bagi sesame,” tutupnya. (diko)

 

 


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah – MTs Muhammadiyah Blimbing PPM Imam Syuhodo berhasil meraih jua....

Suara Muhammadiyah

20 February 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Herry Suhardiyanto ....

Suara Muhammadiyah

23 May 2026

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah -Menyiapkan PRM Terbaik tahun 2028. Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) P....

Suara Muhammadiyah

8 December 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Ribuan warga memadati Aula Gedung Dinas Pendidikan Makassar, Ah....

Suara Muhammadiyah

30 December 2024

Berita

MANGGARAI TIMUR, Suara Muhammadiyah - Lazismu Pusat kembali menghadirkan program Kado Ramadhan denga....

Suara Muhammadiyah

3 April 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah