DEPOK, Suara Muhammadiyah — Di hadapan 520 peserta Rakornas Sekolah/Madrasah Muhammadiyah Unggul jenjang SMA/MA/SMK se-Indonesia, Nofel Saleh Hilabi, Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia, menyampaikan peluang bagi lulusan SMA/MA/SMK untuk memasuki dunia industri internasional.
Dalam sesi yang berlangsung secara daring pada Rakornas Sekolah/Madrasah Muhammadiyah Unggul, 28–30 September 2026 di BBPPMPV Bispar Jawa Barat, Nofel menyampaikan kabar gembira mengenai peluang sekitar 15 ribu kesempatan magang dan kerja di industri Turki dan Jepang.
“Ada peluang sekitar 15 ribu untuk para murid lulusan jenjang SMA/MA/SMK Muhammadiyah untuk magang dan bekerja di industri di Turki dan Jepang,” ujar Nofel, 29 September 2026.
Dalam paparannya bertajuk “Membangun Industri Pekerja Migran Indonesia”, Nofel menjelaskan pentingnya kesiapan kompetensi, keterampilan, kemampuan bahasa, pelatihan, dan sertifikasi bagi calon pekerja yang akan memasuki pasar kerja internasional. Lampiran juga memaparkan secara khusus peluang tenaga kerja Indonesia di Jepang melalui skema Specified Skilled Worker (SSW) pada berbagai sektor industri.
Paparan tersebut menjadi perhatian bagi sekolah dan madrasah Muhammadiyah untuk semakin memperkuat kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja global melalui pembekalan kompetensi, bahasa, keterampilan, dan literasi digital.(Tim Media)

