Bentengi Anak Sejak Dini, Keluarga Jadi Kunci Lawan Penyalahgunaan Narkoba

Suara Muhammadiyah

22 July 2026

313
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SURABAYA, Suara Muhammadiyah – Kajian Inspiratif Subuh (KIS) yang diselenggarakan setiap Rabu ba’da Subuh di Masjid Attaqwa Pogot, Surabaya, kembali dipadati jamaah. Ratusan jamaah dari berbagai kalangan memenuhi ruang utama masjid untuk mengikuti kajian yang secara rutin menghadirkan pembahasan keislaman yang relevan dengan persoalan kehidupan masyarakat.

Berbeda dari kajian pada umumnya, KIS edisi Rabu (22/7) mengangkat tema penyalahgunaan narkoba dan modus baru peredaran gelap narkoba. Tema tersebut dipilih sebagai bentuk kepedulian terhadap meningkatnya ancaman narkotika yang dinilai telah memasuki fase yang sangat mengkhawatirkan dan berdampak luas terhadap ketahanan keluarga, masyarakat, hingga bangsa.

Pengasuh KIS, Ustad Muchamad Arifin, menyampaikan bahwa dakwah tidak cukup hanya membahas persoalan ibadah mahdhah, tetapi juga harus mampu memberikan solusi dan membangun kesadaran umat terhadap persoalan sosial yang nyata.

“Peredaran narkoba saat ini bukan lagi sekadar tindak kriminal, tetapi telah menjadi ancaman serius terhadap ketahanan kehidupan bermasyarakat, berjamaah, dan bernegara. Karena itu, persoalan ini harus menjadi perhatian bersama, termasuk melalui mimbar-mimbar dakwah,” ujarnya.

Menurutnya, pengungkapan pabrik gelap narkoba oleh aparat penegak hukum dengan barang bukti mencapai 3,37 ton menjadi indikator bahwa jaringan peredaran narkoba semakin masif, terorganisasi, dan menyasar seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda.

"Modus peredaran narkoba kini semakin beragam dan sulit dikenali. Barang haram tersebut tidak lagi diedarkan secara konvensional, tetapi memanfaatkan perkembangan teknologi, media sosial, jasa pengiriman, hingga berbagai produk yang tampak biasa, sehingga masyarakat dituntut untuk semakin waspada," terangnya, yang juga Ketua Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Arifin menekankan, langkah paling efektif dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba adalah melakukan pembekalan sejak usia dini. Anak-anak perlu dibekali nilai-nilai keimanan, akhlak, karakter yang kuat, serta pemahaman tentang bahaya narkoba agar memiliki daya tahan terhadap berbagai bentuk bujuk rayu dan modus peredaran yang terus berkembang.

“Keluarga merupakan benteng pertahanan pertama. Orang tua tidak boleh hanya menyerahkan pendidikan kepada sekolah, tetapi harus hadir membangun komunikasi, pengawasan, dan keteladanan sehingga anak memiliki keberanian untuk mengatakan tidak terhadap narkoba,” tegasnya.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Milad ke-113 Muhammadiyah dan Milad ke-90 PCM Tambang 2, Teguhkan Semangat Dakwah Berkemajuan di Des....

Suara Muhammadiyah

16 December 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah (UM)....

Suara Muhammadiyah

30 November 2023

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Kamis (11/12) pagi itu, aroma ragi dan tepung yang khas beradu mesra ....

Suara Muhammadiyah

13 December 2025

Berita

PALOPO, Suara Muhammadiyah - Resepsi Milad 113 Muhammadiyah tingkat Sulawesi Selatan yang dipusatkan....

Suara Muhammadiyah

8 December 2025

Berita

Dosen UMY: Jangan Sampai Uang Cuma Numpang Lewat YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Perencanaan keuan....

Suara Muhammadiyah

13 May 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah