Dakwah Harus Menyapa dari Lorong Gelap hingga Lorong Gemerlap

Suara Muhammadiyah

29 January 2026

665
Ketua PWM Jawa Tengah dalam pembukaan Rakornas LDK PP Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Semarang (29/1).

Ketua PWM Jawa Tengah dalam pembukaan Rakornas LDK PP Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Semarang (29/1).

SEMARANG, Suara Muhammadiyah — Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, KH Tafsir, menegaskan bahwa dakwah Muhammadiyah harus hadir sebagai gerakan yang membumi dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat, tanpa membeda-bedakan latar belakang sosial maupun kondisi kemanusiaan.

Hal itu disampaikan KH Tafsir dalam salah satu sesi Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Semarang. Menurutnya, dakwah harus menghidupkan kesadaran, menumbuhkan daya ubah, serta menghadirkan harapan bagi mereka yang selama ini berada di pinggiran.

Tafsir menekankan bahwa inti dakwah adalah menyapa manusia apa adanya. Ia mengingatkan bahwa para dai Muhammadiyah perlu berani hadir di ruang-ruang sosial yang sering dihindari. Dakwah, kata dia, tidak boleh eksklusif dan hanya menyasar kelompok yang sudah mapan secara sosial maupun keagamaan.

Ia kemudian membagikan pengalamannya saat masih menjabat sebagai Sekretaris Majelis Tabligh PWM Jawa Tengah, ketika ia memilih untuk menyapa komunitas waria. Bagi Tafsir, langkah tersebut bukan tanpa alasan. Komunitas ini, menurutnya, merupakan salah satu kelompok yang paling termarjinalkan dan kerap dipandang sebelah mata.

“Mereka ini jarang disapa. Padahal, justru di sanalah dakwah diuji. Dakwah itu menyapa dari lorong gelap sampai lorong gemerlap,” ujarnya.

Lebih lanjut, Tafsir mengingatkan pentingnya pengelolaan dakwah yang terorganisasi dengan baik. Ia menegaskan bahwa kebenaran nilai-nilai Islam harus disampaikan secara sistematis, terstruktur, dan berkelanjutan agar mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Kebenaran yang tidak terorganisasi bisa kalah dengan kebatilan yang terorganisir,” tandasnya.

Menurut KH Tafsir, Rakornas LDK menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi dakwah komunitas Muhammadiyah agar semakin terarah, inklusif, dan relevan dengan tantangan sosial zaman. Dakwah, kata dia, harus menjadi jalan pembebasan dan pemuliaan martabat manusia. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah — MTs Muhammadiyah Kasihan kembali menunjukkan komitmennya dalam me....

Suara Muhammadiyah

7 May 2026

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah – Rangkaian upacara puncak Wisuda dan Sumpah Profesi Universita....

Suara Muhammadiyah

24 October 2025

Berita

Gelar Baitul Arqam di Klaten KUDUS, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Kota....

Suara Muhammadiyah

16 May 2026

Berita

BANDA ACEH, Suara Muhammadiyah – Sebanyak 135 lulusan Prodi Program Sarjana Sekolah Tinggi Ilm....

Suara Muhammadiyah

11 July 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Rawamangun Jakarta Timur b....

Suara Muhammadiyah

11 July 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah