FT Unismuh Kupas Peran AI dalam Perguruan Tinggi

Suara Muhammadiyah

18 June 2025

1022
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Pergeseran besar dalam dunia pendidikan tinggi tengah berlangsung seiring dengan meluasnya pemanfaatan Artificial Intelligence (AI). Dalam Kuliah Tamu Fakultas Teknik Unismuh seri ke-26 yang digelar Selasa (17/6), akademisi Universiti Brunei Darussalam, Assoc Prof Muhammad Roil Bilad, PhD, memaparkan bagaimana AI menjadi katalisator perubahan dalam sistem pembelajaran di perguruan tinggi, termasuk dalam konteks nilai-nilai keislaman dan tantangan sosial yang menyertainya.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Aula I Gift, Gedung Iqra Unismuh Makassar ini, mengangkat tema “Transformasi Pembelajaran Tinggi melalui Artificial Intelligence.” Acara ini menjadi wadah refleksi mendalam tentang peluang dan tantangan pendidikan tinggi dalam menyongsong era disrupsi digital berbasis AI.

Dalam paparannya, Roil Bilad menggarisbawahi bahwa AI bukan sekadar tren teknologi, melainkan telah menjadi tulang punggung dalam membentuk pembelajaran yang lebih personal, adaptif, dan berbasis data.

“AI memungkinkan pembelajaran berjalan kapan saja dan di mana saja, menyesuaikan dengan kebutuhan dan kecepatan masing-masing individu,” ujarnya.

Menurutnya, integrasi AI dalam pendidikan tidak dapat dilakukan secara buta. “Perlu keseimbangan antara inovasi teknologi dan nilai-nilai spiritual yang melekat pada sistem pendidikan kita, terutama dalam konteks pendidikan Islam,” kata akademisi yang telah menulis lebih dari 329 artikel terindeks Scopus, mengumpulkan lebih dari 8.000 sitasi dengan H-index 49 ini.

Roil yang dikenal luas di komunitas akademik Asia Tenggara ini juga menyoroti ancaman AI terhadap beberapa jenis pekerjaan di sektor pendidikan, mulai dari tugas administratif, penerjemahan, hingga produksi konten pendidikan.

Namun, Ia menekankan bahwa AI seharusnya dilihat sebagai asisten, bukan pengganti peran manusia. “Kreativitas, empati, dan penanaman nilai tetap menjadi ranah yang tak tergantikan oleh mesin,” tegasnya.

Ia juga menyinggung pentingnya membekali pendidik dan mahasiswa dengan keterampilan abad ke-21, seperti literasi digital, berpikir kritis, kecerdasan emosional, dan kreativitas. Di sisi kelembagaan, transformasi ini menuntut investasi infrastruktur digital, pengembangan sumber daya manusia, serta kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan industri teknologi.

Acara diakhiri dengan penyerahan cinderamata dari Dekan FT Unismuh, Ir Syafaat S Kuba, ST MT kepada narasumber.

Kuliah tamu ini menjadi bagian dari upaya Fakultas Teknik Unismuh Makassar untuk membuka ruang dialog tentang masa depan pendidikan tinggi yang tidak hanya adaptif terhadap perkembangan teknologi, tetapi juga teguh pada fondasi nilai-nilai luhur dan kemanusiaan. (Hadi)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dewan Pakar Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI)....

Suara Muhammadiyah

25 February 2024

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir hadir dalam peleta....

Suara Muhammadiyah

27 February 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah -  Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai tempat awal berdiri ....

Suara Muhammadiyah

29 November 2023

Berita

BENGKULU, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa S1 Manajemen Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) m....

Suara Muhammadiyah

5 July 2024

Berita

BALIKPAPAN, Suara Muhammadiyah — SMK Muhammadiyah 1 Balikpapan sukses menyelenggarakan kegiata....

Suara Muhammadiyah

4 May 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah