Kampus Berkelanjutan UMY Terbaik Kategori PTKIS UI GreenMetric 2026

Suara Muhammadiyah

21 September 2026

101
Foto Istimewa

Foto Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) meraih tiga capaian dalam UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026. UMY menempati peringkat ke-12 secara nasional, peringkat pertama kategori Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS), dan peringkat kedua kategori Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Hasil tersebut diumumkan dalam Penganugerahan UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026 yang berlangsung di Grha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa (15/9).

Capaian tersebut menjadi salah satu hasil dari strategi keberlanjutan yang mulai disusun UMY secara sistematis sejak 2025. Strategi itu mencakup pemetaan kondisi awal, penguatan kelembagaan, standardisasi program, serta integrasi prinsip keberlanjutan ke dalam tata kelola universitas.

Wakil Rektor UMY Bidang Sumber Daya, Prof. Dr. Dyah Mutiarin, M.Si., menilai capaian tersebut mencerminkan keseriusan UMY dalam membangun tata kelola kampus berkelanjutan.

“Ketika bersaing dengan perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh Indonesia, hasilnya menunjukkan bahwa perspektif keberlanjutan mulai terintegrasi dalam tata kelola kampus,” ujarnya saat diwawancarai secara daring pada Sabtu (19/9).

Capaian tahun ini merupakan bagian dari peta jalan keberlanjutan lima tahun yang disusun UMY sejak 2025. Pada tahap awal, UMY melakukan audit dan pemetaan kondisi dasar terhadap berbagai indikator penilaian keberlanjutan kampus.

Pada 2026, UMY memperkuat Sustainability Center untuk mengimplementasikan dan menstandarkan program keberlanjutan di berbagai bidang. Penguatan tersebut diharapkan dapat membuat program yang sebelumnya tersebar di sejumlah unit menjadi lebih terarah, terukur, dan terintegrasi.

“Tahap berikutnya direncanakan berlangsung hingga 2029. Akselerasi dan inovasi akan dilakukan pada 2027, dilanjutkan dengan integrasi dampak keberlanjutan pada 2028, hingga mencapai target pengakuan global pada 2029,” jelas Dyah, yang akrab disapa Arin.

Peta jalan tersebut menunjukkan bahwa capaian pemeringkatan tidak ditempatkan sebagai tujuan akhir. UMY ingin menjadikan pemeringkatan sebagai instrumen evaluasi untuk mengukur perkembangan kebijakan dan implementasi keberlanjutan di lingkungan kampus.

Arin menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil sinergi berbagai bidang dan unit kerja di UMY. Menurutnya, pelaksanaan strategi keberlanjutan tidak dapat dibebankan kepada satu unit karena mencakup pengelolaan sumber daya, infrastruktur, pendidikan, penelitian, tata kelola, dan teknologi.

Akselerasi serta inovasi program keberlanjutan akan terus dikoordinasikan bersama Badan Perencanaan dan Reputasi Global (BPRG), Bidang Sumber Daya, Bidang Infrastruktur, serta unit-unit lain di lingkungan UMY.

Kolaborasi tersebut diperlukan agar prinsip keberlanjutan tidak hanya hadir melalui program tertentu, tetapi juga menjadi bagian dari perencanaan, penganggaran, pengelolaan fasilitas, pemanfaatan teknologi, dan budaya kerja universitas.

Di balik capaian tersebut, Arin mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diselesaikan. Salah satunya adalah pemenuhan kriteria tata kelola dan digitalisasi yang mulai diterapkan dalam penilaian UI GreenMetric 2026.

UI GreenMetric kini menggunakan 60 indikator yang terbagi dalam tujuh kriteria, yaitu penataan ruang dan infrastruktur, energi dan perubahan iklim, pengelolaan sampah, pengelolaan air, transportasi, pendidikan dan riset, serta tata kelola dan digitalisasi.

Kriteria tata kelola dan digitalisasi menuntut perguruan tinggi untuk mengintegrasikan kebijakan, data, sistem, dan aplikasi guna mendukung pengelolaan kampus yang lebih efisien, transparan, serta terukur.

“Tata kelola dan digitalisasi yang dikembangkan UMY harus menjadi penopang agar universitas dapat bekerja lebih efisien. Data, sistem, dan aplikasi yang dimiliki juga harus saling terhubung,” imbuh Arin.

Menurutnya, integrasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan program keberlanjutan dapat dipantau dan dievaluasi berdasarkan data. Sistem yang terhubung juga dapat membantu universitas mengambil keputusan secara lebih tepat.

Capaian nasional ini menjadi modal bagi UMY menjelang pengumuman UI GreenMetric World University Rankings 2026. Pengumuman peringkat dunia dijadwalkan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan UI GreenMetric pada 23–25 September 2026 di Baku, Azerbaijan. “Kami optimistis posisi UMY di tingkat global dapat semakin diperhitungkan oleh berbagai universitas di dunia,” pungkas Arin. (ID)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KEBUMEN, Suara Muhammadiyah - Seperti pepatah, sekali dayang, dua, tiga pulau terlampaui. Berbarenga....

Suara Muhammadiyah

20 September 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pagi ini, Grha Suara Muhammadiyah kedatangan tamu dari Universitas ....

Suara Muhammadiyah

23 April 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Ketua Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHP....

Suara Muhammadiyah

29 July 2026

Berita

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Sukoharjo men....

Suara Muhammadiyah

3 December 2023

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Delapan guru SMP Muhammadiyah 1 (Mutu) Plus Cilacap berpartisipas....

Suara Muhammadiyah

26 October 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah