Ketum PP Muhammadiyah Apresiasi Santri Sulsel Raih Medali Terbanyak di KSMN

Suara Muhammadiyah

26 September 2026

374
Foto Istimewa

Foto Istimewa

Bukti Pesantren Muhammadiyah Makin Maju

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Suasana hening di Terminal Penumpang Pelabuhan Makassar pecah oleh kehangatan dan rasa haru pada Sabtu (26/9/2026) dini hari. Sekitar pukul 01.00 WITA, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan menggelar prosesi penyambutan resmi kepulangan kontingen asal Sulsel yang baru saja menuntaskan perjuangan di ajang Kemah Santri Muhammadiyah Nasional (KSMN) II / KSN II di Malang, Jawa Timur (21–24 September 2026).

Rombongan yang dipimpin oleh H. Muhammad Al Ghazali, Lc., ini memboyong kekuatan sebanyak 246 personel—terdiri dari 210 santri utusan 8 pondok pesantren, 25 pembina, dan 11 panitia. Rekam jejak perjuangan mereka membuahkan hasil yang gemilang lewat raihan 33 medali (9 emas, 14 perak, dan 10 perunggu) serta 22 penghargaan Juara Harapan.

Prosesi penyambutan dipimpin langsung oleh Dr. K.H. Mawardi Pewangi, M.Pd.I. selaku Wakil Ketua PWM Sulsel bidang Pendidikan Pesantren (sekaligus Wakil Rektor III Unismuh Makassar), didampingi jajaran pimpinan Lembaga Pengembangan Pesantren (LP2M) PWM Sulsel seperti KH. Lukman Abd Sama, Lc., M.Pd.I., Haidir Fitra Siagian, dan Drs. H. Abd. Samad T.

Dalam amanatnya, Mawardi Pewangi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dari Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Haedar Nashir, M.Si. Menurut Haedar Nashir, keberhasilan Sulsel memborong medali terbanyak menjadi cermin nyata dari pesatnya kualitas dan perkembangan pesantren Muhammadiyah-‘Aisyiyah di Sulawesi Selatan, yang lahir dari pembinaan intensif serta sinergi erat di seluruh tingkatan pimpinan.

Mawardi menambahkan bahwa hasil manis ini adalah buah dari kerja keras dan soliditas antara pengasuh, mudir, pembina, guru, hingga para orang tua santri di bawah pengawalan LP2M PWM Sulsel. Ia menyinggung bahwa pada KSN I tahun 2024 di Karanganyar, Sulsel meraih gelar juara umum. Kendati pada KSN II kali ini sistem penentuan juara umum beralih dari berbasis provinsi menjadi berbasis regu, perolehan medali Sulsel tetap tak tertandingi.

"Secara kriteria baru kita memang tidak meraih juara umum secara administratif, namun melihat perolehan medali yang melimpah, Sulawesi Selatan adalah Juara Umum Sejati!" ujar Mawardi yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan para santri.

Atas capaian membanggakan tersebut, PWM Sulsel berencana menggelar acara syukuran sebagai bentuk apresiasi resmi, yang waktunya akan diumumkan kemudian.

Ungkapan rasa syukur turut mengalir dari perwakilan pesantren. Wakil Direktur Ponpes Puteri Ummul Mukminin ‘Aisyiyah Sulsel, Hj. St. Mafirah Mustamin, serta Tim Pendamping Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia, Muhammad Saad, S.Pd.I., menyampaikan terima kasih mendalam atas dedikasi dan pengawalan total jajaran LP2M PWM Sulsel dari masa persiapan, bimbingan daring, karantina, hingga kepulangan.

Momen penyambutan dini hari ini tidak hanya menandai berakhirnya kompetisi di Malang, tetapi juga mengukuhkan dominasi dan kualitas pendidikan santri Muhammadiyah Sulawesi Selatan di kancah nasional (Haidir Fitra Siagian).


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Rapat Senat Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar telah m....

Suara Muhammadiyah

18 May 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah kembali me....

Suara Muhammadiyah

13 December 2024

Berita

TANGSEL, Suara Muhammadiyah - Sabtu siang yang mendung dan gerimis sahdu, aula AR. Fahrudin, SMA Muh....

Suara Muhammadiyah

9 February 2026

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman secara resmi menggandeng Univ....

Suara Muhammadiyah

23 October 2025

Berita

Panti Asuhan Putri ‘Aisyiyah Kuantan Singingi Lakukan Rihlah KUANTAN SINGINGI, Suara Muhammad....

Suara Muhammadiyah

28 December 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah