Khutbah Jum’at: Agar Anak Tak Terjerumus LGBT

Suara Muhammadiyah

15 October 2026

237
Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

Khutbah Jum’at: Agar Anak Tak Terjerumus LGBT

Oleh: Prof Muh. Hizbul Muflihin, MPd, PDM Banyumas dan Wakil Sekretaris II MUI Banyumas

إِنَّ اْلحَمْدَ لِلّهِ نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِيْنُهُ وَ نَسْتَغْفِرُهُ، وَ نَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَ مِنْ سَيِّئاَتِ أَعْمَالِناَ. مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضَلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَا دِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَ الله وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. الَّلهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ وَ بَارِكْ عَلىَ نَبِيِّناَ مُحَمَّد وَ عَلىَ اٰلِهِ وَ صَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ فَياَعِبَادَ اللهِ. أُصِيْكُمْ وَإَيّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ المُتَّقُوْنَ

Jamaah Jumat rahimakumullah..!

Islam memerintahkan kepada seluruh orang tua untuk memberi pendidikan terbaik kepada anak, termasuk mengajarkan anak untuk menghindari soal-soal yang negatif, yang dapat menjerumuskan ke dalam neraka, termasuk lari dari tanggung jawab dan melakukan pekerjaan semaunya sendiri.   Hal ini tercermin dalam Surat al-Tahrim, ayat 6 sebagai berikut: 

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ قُوٓاْ أَنفُسَكُمۡ وَأَهۡلِيكُمۡ نَارٗا وَقُودُهَا ٱلنَّاسُ وَٱلۡحِجَارَةُ عَلَيۡهَا مَلَٰٓئِكَةٌ غِلَاظٞ شِدَادٞ لَّا يَعۡصُونَ ٱللَّهَ مَآ أَمَرَهُمۡ وَيَفۡعَلُونَ مَا يُؤۡمَرُونَ  

 Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Penjaganya adalah malaikat-malaikat yang kasar dan keras. Mereka tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepadanya dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”   

Kini di abad teknologi Artifisial Intelegent, anak bisa pandai dan menguasai sejumlah ilmu pengetahuan dan juga menguasai ilmu agama apapun, hanya dengan bersosial media kapan dan dimanapun berada. Di balik kebebasan dalam mencari dan mendalami ilmu pengehatuan dan agama, ternyata kini nyata dan  terbukti ada konten-konten materi di media sosial yang memancing dan menyeret anak-anak muda dalam pergaulan bebas yang bersifat negarif seperti LGBT dan sudah membahayakan kehidupannya dan kehidupan generasi yang akan datang sudah sangat merajalela dan menyebar luas di masyakarat.

Kaum Muslimin rahimakumullah

LGBT adalah  adalah akronim yang merujuk pada kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transgender. Istilah ini digunakan secara luas untuk mewakili keragaman orientasi seksual dan identitas gender. Terkadang akronim ini diperluas menjadi LGBTQ (menambahkan queer atau questioning) untuk mencakup spektrum yang lebih luas. Lesbian  dan Gay adalah individu yang memiliki ketertarikan secara seksual, emosional, atau romantis terhadap sesama jenis kelamin. Sementara itu Biseksual adalah individu yang memiliki ketertarikan secara seksual, emosional, atau romantis terhadap lebih dari satu jenis kelamin atau gender, dan Transgender adalah individu yang identitas gendernya atau ekspresi gendernya berbeda dari jenis kelamin yang ditetapkan pada saat mereka lahir. 

Kaum muslimin rahimakumullah

Melihat begitu besarnya dampaknya, jika  anak-anak kita jika terseret dan terjebak dalam LGBT, maka perlu perhatian dan tindakan yang  nyata dari para pihak yang memiliki kekuatan dan jaringan mencegah berkembangnya LGBT yaitu dokter, guru, tokoh masyarakat dan terutama adalah orang tua masing-masing. Di antara peran yang bisa dilakukan  adalah :

1. Membangun komunikasi secara terbuka. Dengan mengajak anak berdiskusi secara sehat mengenai kesehatan reproduksi, identitas diri, dan batasan pergaulan sesuai dengan nilai-nilai agama. Berkomunikasi dengan semua anggota keluarga perlu dibangun agar terdapat saluran yang bisa dipakai untuk menyampaikan saran, pendapat dan ajakan kepada kebenaran, sekaligus berfungsi sebagai sarana pelarangan berbuat maksiyat

Sebagaimana sabda Rasulullah  SAW

مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ الْإِيمَانِ   

Artinya:
"Barangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran, maka hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya. Jika ia tidak mampu, maka dengan lisannya. Jika ia tidak mampu, maka dengan hatinya, dan itu adalah selemah-lemahnya iman."  

2. Adakan konsultasi psikologis. Jika anak menunjukkan tanda-tanda kebingungan identitas, hindari memarahi atau mengucilkan mereka. Ajaklah untuk berkonsultasikan segera dengan psikolog anak atau tenaga profesional kesehatan, agar anak tidak terlanjur terseret ke LGBT.

3. Lakukan pengawasan penggunaan gadget sedini mungkin. Batasi dan pantau akses informasi anak saat dia bermain HP atau internet guna mencegah paparan konten pornografi atau penyimpangan seksual. Soal pengawasan penggunaan gadget ini mudah-mudah susah, sebab satu sisi merupakan kebutuhan, namun di sisi lain juga bisa menjebak anak untuk ikut-ikutan LGBT hanya berawal dari ajarakan WAG.

4. Fasilitasi dan ajaklah kepada kegiatan positif, misalnya mendorong ikut  karang taruna, kegiatan keagamaan, atau kelompok olahraga.

5. Bersama-sama melakukan kontrol sosial, jika di sekitar kita terdapat tanda-tanda aktivitas atau perilaku yang menyimpang, segara mengingatkan secara baik, jika perlu melaporkan kepada aparat, demi menjaga ketertiban norma dan moral masyarakat.

Semoga Allah SWT memberi kekuatan kepada kita sebagai orang tua, tokoh masyarakat dan pemuka agama untuk mampu mendidik anak-anak kita sendiri dan mengingatkan anak-anak orang lain untuk tidak ikut dalam lingkaran LGBT yang nyata-nyata akan merusak masa depan anak dan kehidupan manusia.

Amin ya rabbal alamin. 

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فىِ اْلقُرأنِ اْلعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَاكُمْ بِمَافِيْهِ مِنَ الاٰيَاتِ وَالذِّكْرَ اْلحَكِيْمِ، وَ تَقَبَّلَ مِنيِّ وَ مِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ الَسمِيْعُ اْلعَلِيْمُ

KHUTBAH II

 

اَلْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ، وَاْلعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِيْنَ، وَلاَ عُدْوَانَ إِلَّا عَلىَ الظَّالِمِيْنَ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىَ نَبِيِّناَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ الِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، الملِكُ اْلحَقُّ اْلُمبِيْنُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اْلَمبْعُوْثُ رَحْمَةً لِلْعَالمِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ

فَيَاأَيُّهاَالْإِخْوَانُ، أُوْصِيْكُمْ وَإِيَايَ بِتَقْوَى اللهِ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ.

 

اَلَّلهُمَ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَ اْلمُسْلِمَاتِ وَاْلمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ، اَلأَحْيَاِء مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ  مُجِيْبُ الدَّعْوَاتِ، فَيَاقَاضِيَ اْلحَاجَاتِ.اَلَّلهُمَ إِنَّانَسْأَلُكَ اْلهُدَى وَالتُّقَى وَاْلعَفَافَ وَاْلغِنىَ.

رَبَّناَ هَبْ لَناَ مِنْ أَزْوَاجِناَ وَذُرَّيَّاتِناَ قُرَّةً أَعْيُنٍ وَاجْعَلْناَ لِلْمُتَّقِيْنَ إِمَاماً. رَبَّناَ لاَ تُزِغْ قُلُوْبَناَ بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَناَ وَهَبْ لَناَ مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً، إِنَّكَ أَنْتَ اْلوَهَّابُ.

رَبَّناَاٰتِناَ فِي الدُّنْياَ حَسَنَةً وَفِى اْلأٰخِرَةِ حَسَنَةً وَقِناَ عَذَابَ النَّارِ. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ اْلعَزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلىَ اْلمُرْسَلِيْنَ، وَاْلحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ

Sumber: Majalah SM Edisi 15/2026


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Khutbah

Oleh: Safwannur, Alumnus Ponpes Ihyaaussunnah Lhokseumawe, Aceh dan Pendidikan Ulama Tarjih Muhammad....

Suara Muhammadiyah

1 May 2025

Khutbah

Eidul Adha dan Tanggung Jawab Menjaga Lingkungan Oleh: Rijal Ramdani, Ph.D., Majelis Lingkungan Hid....

Suara Muhammadiyah

26 May 2026

Khutbah

Spirit Berqurban untuk Keutuhan Rumah Tangga Dr. Furqan Mawardi, MPI, Ketua LPCR PM PWM Sulawe....

Suara Muhammadiyah

26 May 2026

Khutbah

Melanjutkan Jejak Ibrahim, Ayah Segala Peradaban Machnun Uzni, S.I.Kom, Wakil Sekertaris Pimpinan W....

Suara Muhammadiyah

26 May 2026

Khutbah

Oleh: Achmad Soleh, SAg, MPd, Guru ISMUBA SMP Muhammadiyah 6 Kendal إِنَّ الحَمْدَ ل�....

Suara Muhammadiyah

11 December 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah