JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Sebanyak 126 murid kelas VIII SMP Muhammadiyah Plus Gunungpring bersama 10 pendamping melakukan kunjungan studi lapangan ke Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus mengenalkan secara langsung struktur dan aktivitas Persyarikatan Muhammadiyah kepada para murid.
Kunjungan yang berlangsung mulai pukul 16.30 WIB hingga selesai itu disambut langsung oleh Dr. Kasiyarno, M.Pd., selaku Wakil Ketua Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Dalam kegiatan tersebut, Dr. Kasiyarno didampingi Hendra Apriyadi, Khoeroni, dan Agus Yulianto selaku anggota Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah.
Kepala SMP Muhammadiyah Plus Gunungpring, Efi Nurul Utami, S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas kesempatan para murid untuk bersilaturahmi dan mengenal lebih dekat Muhammadiyah di tingkat Pimpinan Pusat.
“Alhamdulillah, kami bisa bersilaturahim di PP Muhammadiyah Kantor Jakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menguatkan implementasi ISMUBA, sehingga para murid dapat mengenal Muhammadiyah secara lebih dekat, khususnya di tingkat Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang berkantor di Jakarta,” ujar Efi.
Menurut Efi, kunjungan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pengalaman baru bagi para murid, tetapi juga memberikan dampak terhadap penguatan karakter, wawasan, dan semangat untuk terus berprestasi.
Ia juga menyampaikan sejumlah capaian SMP Muhammadiyah Plus Gunungpring. Sekolah tersebut meraih peringkat pertama TKA tingkat Kabupaten Magelang dan berada pada peringkat ke-78 secara nasional. Selain itu, sekolah tersebut juga disebut menempati peringkat kelima sekolah paling berprestasi versi Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), dengan 654 prestasi yang telah terkurasi. Saat ini, jumlah keseluruhan murid SMP Muhammadiyah Plus Gunungpring mencapai 366 orang.
“Kami berharap dalam kegiatan ini ada dampak penguatan, sehingga ke depan sekolah kami bisa semakin unggul dan maju,” ungkap Efi.
Dalam arahannya, Dr. Kasiyarno memberikan motivasi kepada para murid agar memiliki cita-cita besar serta mempersiapkan diri sebagai generasi penerus bangsa dan Persyarikatan Muhammadiyah. Ia juga mengapresiasi semangat para guru yang mendampingi para murid dalam kegiatan tersebut.
“Anda semua adalah calon pemimpin bangsa masa depan, penerus generasi Muhammadiyah masa depan. Dari ratusan siswa ini, insyaallah ada yang akan menjadi Presiden, Menteri, dokter, pengusaha, dosen, guru, dan berbagai profesi lainnya,” tutur Kasiyarno.
Ia kemudian menyampaikan pesan penting agar keberhasilan yang diraih kelak tetap dibarengi dengan komitmen untuk memberikan manfaat bagi Persyarikatan dan masyarakat.“Setelah itu, kembalilah kepada Muhammadiyah,” pesannya.
Pesan tersebut menjadi salah satu bagian yang memberikan kesan mendalam dalam kunjungan. Para murid tidak hanya diajak mengenal Muhammadiyah dari sisi sejarah dan struktur organisasi, tetapi juga diarahkan untuk membangun visi masa depan dan memahami bahwa pendidikan merupakan bagian penting dalam menyiapkan generasi yang mampu memberikan kontribusi bagi bangsa, masyarakat, dan Persyarikatan.
Kunjungan studi lapangan SMP Muhammadiyah Plus Gunungpring ke Kantor PP Muhammadiyah Jakarta menjadi momentum pembelajaran di luar kelas yang menghubungkan pengetahuan dengan pengalaman nyata. (Hendra)

