MBS Al Amin Religi Bojonegoro Pilot Project Pesantren Muhammadiyah Berbasis Sistemik

Suara Muhammadiyah

15 September 2025

1088
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BOJONEGORO, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menunjuk Madrasah Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Al Amin Religi Bojonegoro sebagai pilot project Pesantren Muhammadiyah Sistemik (PMS). 

Penunjukkan ini dikemas dengan pelantikan pengurus baru MBS Al Amin Religi Bojonegoro di Halaman Muhammadiyah Boarding School Al Amin, Jl. Basuki Rahmat No. 40, Desa Sukorejo, Bojonegoro, Jawa Timur, Ahad (14/9).

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan apresiasi atas penunjukan Ponpes MBS Al Amin Religi sebagai pilot project PMS. Ia menekankan bahwa kehadiran pesantren ini diharapkan menjadi lokomotif pendidikan yang mampu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Bojonegoro.

“Kami berharap MBS Al Amin Religi dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dan sains. Ini akan menjadi pendorong capaian IPM yang lebih baik di Bojonegoro,” ujarnya.

Bupati menilai, model pengelolaan pesantren yang sistematis, berbasis nilai-nilai Islam, sains, dan teknologi ini dapat menjadi contoh bagi pengelolaan pondok pesantren lainnya di Indonesia.

“PMS yang diterapkan di MBS Al Amin Religi menunjukkan pendekatan modern yang terstruktur, kredibel, dan berorientasi pada kemajuan. Kami berharap pesantren ini menjadi model bagi pengelolaan ponpes yang unggul, tidak hanya di Bojonegor,” tambahnya.

Pengasuh Ponpes MBS Al Amin Religi Bojonegoro, KH Zainudin, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan PP Muhammadiyah untuk menjadikan pesantren ini sebagai pilot project PMS. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab demi mewujudkan pesantren yang unggul dan berdaya saing. 

“Kami akan berupaya maksimal untuk mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan pendekatan sains dan teknologi, sehingga lulusan kami tidak hanya memiliki akhlak mulia tetapi juga mampu bersaing di era global. Kami mohon doa dan dukungan semua pihak agar visi ini dapat tercapai,” ungkap KH Zainudin dihadapan Ketua PP Muhammadiyah Muhammad Saad Ibrahim.

Direktur MBS Al Amin Religi Bojonegoro, Syamsul Huda menambahkan, penunjukan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran pesantren sebagai lembaga pendidikan kader umat yang berkualitas.

“Konsep PMS memberikan kerangka yang jelas untuk pengelolaan pesantren yang modern dan terpercaya. Kami berkomitmen menjadikan MBS Al Amin Religi sebagai teladan dalam mencetak santri yang berintegritas, inovatif, dan mampu menjadi agen perubahan di masyarakat,” tandasnya.

Penunjukan MBS Al Amin Religi sebagai pilot project PMS menjadi tonggak bersejarah, sekaligus memperkuat posisi Bojonegoro sebagai pusat pendidikan Islam yang inovatif dan berkualitas. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Ratusan mahasiswa dan jamaah Masjid Darul Muslimin Pimpinan Cabang Muh....

Suara Muhammadiyah

26 August 2025

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Alumnus Universitas Muhammadiyah Malang satu ini menjadi bukti nyata ba....

Suara Muhammadiyah

25 July 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menganugerahkan UMY Award....

Suara Muhammadiyah

23 May 2026

Berita

PALANGKA RAYA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 33 Mahasiswa resmi dinyatakan lulus dalam agenda yudisi....

Suara Muhammadiyah

25 October 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Mengubah dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari bantuan ko....

Suara Muhammadiyah

13 August 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah