Raker Unismuh Bakal Fokus Percepatan Internasionalisasi dan Capaian Global

Suara Muhammadiyah

12 August 2025

904
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar akan menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun Akademik 2025–2026 pada Rabu-Kamis, 13–14 Agustus 2025, di Balai Sidang Muktamar Kampus Unismuh. Raker ini mengusung tema "Sinergi Program Berdampak: Akselerasi Menuju Universitas Berdaya Saing Global 2028".

Raker balal diikuti 263 peserta dari seluruh unsur pimpinan universitas, dengan agenda utama memperkuat langkah menuju perguruan tinggi kelas dunia.

Wakil Rektor II Unismuh, Dr Ihyani Malik, yang merupakan penanggungjawab acara, mengungkapkan bahwa jadwal tersebut masih menunggu pengesahan Surat Keputusan Rektor. 

"Jika Pak Rektor kembali dari perjalanan dinas dan waktunya memungkinkan, raker tetap digelar sesuai rencana," tandasnya .

Ia melanjutkan bahwa agenda raker tahun ini akan tetap selaras dengan Roadmap Unismuh 224-2028, yakni menuju universitas riset dan bereputasi internasional.

Raker bakal menitikberatkan pada strategi menjaga akreditasi "Unggul" di tingkat institusi dan program studi, serta mendorong prodi terakreditasi internasional. 

Wakil Rektor IV Unismuh, Dr Burhanuddin menambahkan, saat ini Unismuh terus mendorong peningkatan pemeringkatan internasional.

"Alhamdulillah, tahun 2025 Unismuh sudah masuk dalam Times Higher Education Impact Rank 2025," ujarnya. Pencapaian ini menempatkan Unismuh sebagai satu-satunya perguruan tinggi swasta di Indonesia Timur yang masuk daftar tersebut.

Di Sulawesi Selatan, hanya Universitas Hasanuddin dan Unismuh yang berhasil menembus peringkat internasional ini. Pencapaian tersebut dinilai menjadi modal penting untuk mempercepat visi internasionalisasi.

Selain itu, Unismuh menargetkan masuk dalam pemeringkatan internasional lainnya seperti QS Asia University Rankings, dan QS World University Rankings. "Strateginya akan kami bahas secara mendalam dalam raker nantu," tandas Burhanudin.

Dalam Rapat ini, Ketua Panitia Prof Nursalam dan Sekretarus Dr Rahmi melaporkan persiapan teknis.

Pembukaan raker dijadwalkan Rabu, 13 Agustus 2025, pukul 08.00 WITA. Peserta terbagi ke dalam lima komisi: Komisi A Bidang Akademik dan Kerja Sama (78 peserta), Komisi B Bidang SDM, Keuangan, Administrasi Umum, dan Aset (63 peserta), Komisi C Bidang Al-Islam Kemuhammadiyahan, Kemahasiswaan, Alumni, dan Kaderisasi (57 peserta), Komisi D Bidang Sistem Informasi, Penjaminan Mutu, Perencanaan, dan Daya Saing (25 peserta), serta Komisi E Bidang Kebijakan (40 peserta).

Masing-masing komisi akan dipimpin oleh penanggung jawab: Prof Dr Andi Sukri Syamsuri (Komisi A), Dr Ihyani Malik (Komisi B), Dr Mawardi Pewangi (Komisi C), Dr Burhanuddin (Komisi D), dan Dr Abd Rakhim Nanda (Komisi E). Setiap komisi akan merumuskan program prioritas sesuai bidangnya untuk mempercepat pencapaian target universitas.

Wakil Rektor I, Prof Dr Andi Sukri Syamsuri, menyatakan bahwa raker ini akan menjadi momentum konsolidasi seluruh unit kerja. Ia menilai kesuksesan internasionalisasi memerlukan sinergi dan komitmen kolektif. "Kita harus bergerak bersama, dari pimpinan sampai staf, untuk mewujudkan target global ini," katanya. (Hadi)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menggelar Job Fair 2026 di....

Suara Muhammadiyah

27 June 2026

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Meningkatnya kasus tindak bullying yang marak di kalangan anak-anak, Tim ....

Suara Muhammadiyah

3 June 2024

Berita

LAMTENG, Suara Muhammadiyah - Dalam suasana malam yang khusyuk, Pimpinan Ranting Muhammadiyah Sumber....

Suara Muhammadiyah

31 July 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Dikt....

Suara Muhammadiyah

20 December 2025

Berita

Muhammadiyah: Larangan Jilbab Paskibraka Nasional Bertentangan dengan Pancasila JAKARTA, Suara Muha....

Suara Muhammadiyah

14 August 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah