Risalah Islam Berkemajuan, Dokumen Penting yang Perlu Dibaca dan Diejawantahkan

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1101
Pengajian Ramadhan 1446 PDM Kabupaten Sleman dihadiri Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Hilman Latief. Foto: Cris

Pengajian Ramadhan 1446 PDM Kabupaten Sleman dihadiri Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Hilman Latief. Foto: Cris

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Pengajian Ramadhan 1446 H Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman, Sabtu (22/3) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Sleman Harda Kiswaya dan Danang Maharsa.

Dalam pengajian ini, Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Hilman Latief juga dihadirkan untuk menyampaikan materi pengajian.

Hilman mengatakan, Muktamar ke-48 Muhammadiyah telah menghasilkan dokumen penting Risalah Islam Berkemajuan (RIB). Namun, Hilman mempertanyakan, apakah dokumen tersebut sudah dibaca, terlebih diejawantahkan oleh warga Persyarikatan?

“Apakah sudah baca (RIB)? Kalau belum baca, nanti pengajian itu tidak ada salahnya membahas dokumen ini, diluar Ramadhan. Tetapi, kita berorganisasi di Persyarikatan Muhammadiyah rujukan utama itu adalah hasil putusan Muktamar. Isinya bagus sekali, cuma yang baca sedikit,” ungkapnya.

Hilman menyebut, PP Muhammadiyah berupaya sedemikian rupa agar dokumen tersebut disajikan dengan mudah dipahami oleh seluruh warga Persyarikatan. “Dari dokumen itu, kemudian disistematisasi agar lima tahun bisa kita tunaikan” sebutnya.

Substansi yang terkandung di dalam dokumen RIB dibentangkan Hilman setidaknya ada empat hal. Pertama, Islam sebagai gerakan dakwah. Muhammadiyah merupakan gerakan dakwah rahmatan lil ‘alamin. “Siapa pun kita, Muhammadiyah-Aisyiyah, Ortom, Amal Usaha Muhammadiyah, tidak boleh lepas dari semangat dakwah,” tegasnya.

Keberhasilan berdakwah terang Hilman ditentukan dua variabel, penting dan menarik. “Memang harus begitu,” ucapnya. Diungkapkan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah itu dakwah Muhammadiyah dapat diterima karena metodenya. Maka, Hilman meminta perlu dilakukan pengembangan lebih menarik lagi. “Syiarnya harus kita gencarkan,” bebernya.

Karena itu, dibutuhkan yang kedua tajdid (pembaruan). “Dalam RIB, menempatkan Islam sebagai gerakan tajdid,” katanya. Muhammadiyah didirikan membawa spirit pembaruan dan perubahan. “Mencari sesuatu yang baru untuk solusi-solusi yang harus kita berikan. Ini tantangan buat kita,” jelasnya.

Jika dikontekstualisasikan dengan dunia pendidikan, tajdid sangat dibutuhkan. Termasuk menghadirkan sekolah berkualitas, unggul, dan berkemajuan. “Banyak yang baru, sementara kita tidak mau memperbarui. Muhammadiyah saat ini, ditantang untuk dapat melakukan pembaruan,” ulasnya.

Ketiga, Islam sebagai gerakan ilmu. “Inilah korelasi dengan tajdid tadi,” urainya. Ilmu perlu diperbarui, seiring berjalannya zaman. Melalui ilmu yang luas, dapat memerangi kebodohan dan keterbelakangan. Di situlah alasan Muhammadiyah mendirikan ribuan lembaga pendidikan. “Karena ilmu adalah basis dari langkah kita,” tambahnya.

Keempat, Islam sebagai gerakan amal. Muhammadiyah di satu sisi sangat masif dalam berdakwah dengan mengintegrasikan tajdid dan ilmu. Namun, pada sisi lain, begitu geliatnya terlibat dalam aksi nyata yang tak diragukan lagi dalam pelbagai bidang kehidupan.

“Aksi sosialnya tidak pernah berhenti. Terus berjalan. Inilah yang harus dirumuskan bagaimana dakwah, tajdid, ilmu, dan amal itu terus bisa kita pegang menjadi sandaran di dalam berorganisasi,” tandasnya. (Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah - Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan (ITBADLA) kembali....

Suara Muhammadiyah

12 November 2025

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka peringatan Idul Adha 1445 H, Ikatan Mahasiswa Muhammadiy....

Suara Muhammadiyah

20 June 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah — Prevalensi hipertensi di Indonesia saat ini mencapai angka men....

Suara Muhammadiyah

17 May 2025

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Lazismu Ngagel bergerak kembali memberikan bantuan pendidikan kepada ....

Suara Muhammadiyah

14 September 2024

Berita

GORONTALO, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah Gorontalo kembali menegaskan komitmennya dalam memperku....

Suara Muhammadiyah

30 January 2026