UMY Berikan Pendampingan KDMP Bangunharjo Terkait Penguatan Manajerial dan Kewirausahaan

Publish

11 February 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
322
KDMP Bangunharjo

KDMP Bangunharjo

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui program pengabdian yang strategis. Bekerja sama dengan Pemerintah Desa Kelurahan Bangunharjo, Bantul, UMY resmi menjalankan program pendampingan peningkatan kapasitas manajerial dan kewirausahaan bagi Koperasi Desa Merah Putih Bangunharjo, Sewon. 

Gita Danupranata, dosen pengabdi dari UMY mengatakan bahwa program ini bukan sekadar pengabdian biasa, melainkan sebuah mandat penting untuk menyelaraskan tata kelola ekonomi desa dengan visi besar pemerintah pusat. 

Berbeda dengan program penyuluhan umum, pendampingan kali ini menyasar langsung ke jantung organisasi, yakni para pimpinan, pengawas, pengurus, hingga staf koperasi. Fokus utamanya adalah peningkatan kapasitas manajerial dan kewirausahaan. 

"Kami berharap manajerial koperasi ini betul-betul kompeten, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat anggota," ujarnya kepada Suara Muhammadiyah dalam sesi wawancara. 

Menurutnya, langkah ini juga menjadi respon cepat terhadap arah kebijakan baru dari Presiden Prabowo Subianto. Koperasi Desa Merah Putih diproyeksikan menjadi percontohan bagaimana lembaga ekonomi desa dikelola secara profesional untuk menjadi motor kesejahteraan rakyat.

“Melalui sinergi antara akademisi dan pemerintah daerah ini, Koperasi Desa Merah Putih diharapkan tidak hanya sekadar bertahan, tetapi mampu bertransformasi menjadi lembaga mandiri yang mampu melayani kebutuhan anggotanya secara maksimal,” harap Gita pada Selasa, 10 Februari 2026. 

Lurah Bangunjiwo, Nur Hidayat, secara resmi membuka agenda koordinasi dan pendampingan bagi Koperasi Desa Merah Putih Kelurahan Bangunharjo. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dengan akademisi, khususnya Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), untuk memperkuat sistem manajerial dan kewirausahaan Koperasi Desa Merah Putih. 

Ia mengungkapkan bahwa Koperasi Bangunharjo saat ini masih dalam tahap awal perkembangan, dengan usia operasional yang baru menginjak delapan bulan. Beliau berharap pendampingan dari pihak universitas tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mencakup aspek teknis yang mendalam dan berkelanjutan. 

Di antara aspek yang akan diperkuat adalah digitalisasi, marketing, hingga sistem pelaporan keuangan. Dimana digitalisasi dan marketing berfokus pada perluasan jangkauan pasar produk lokal melalui platform digital. Laporan Keuangan: bagaimana menyusun neraca dan laporan keuangan yang akuntabel dan profesional. 

"Kami baru berdiri delapan bulan, jadi masih sangat belia. Kami membutuhkan pendampingan agar bisa bergerak cepat, terutama dalam hal pelaporan keuangan dan pemasaran digital," ujar Nur Hidayah. (diko)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah – Suasana penuh semangat dan keceriaan menyelimuti halaman ....

Suara Muhammadiyah

16 February 2026

Berita

AUSTRALIA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (Uhamka) kembali mencatat c....

Suara Muhammadiyah

26 January 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Meski Al-Quran menyebut umat Islam sebagai umat terbaik. Bukan berarti....

Suara Muhammadiyah

23 June 2025

Berita

TAMIANG, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat (PP) Aisyiyah Dr. Apt. Salmah Orbayinah, M.Kes., melaku....

Suara Muhammadiyah

13 January 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Kepala SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta Jawa Tengah Sri Sayek....

Suara Muhammadiyah

26 June 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah