Yogya Darurat Sampah, PCM Jetis Lakukan Gropyokan Sampah

Suara Muhammadiyah

29 June 2024

2257
Doc. PCM Jetis

Doc. PCM Jetis

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Persoalan sampah masih mendera Kota Yogyakarta. Merespons hal tersebut, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Jetis Yogyakarta melalui Majelis Lingkungan Hidup (MLH) menggelar aksi Gropyokan Sampah pada Sabtu (29/6) di Jogoyudan, Gowongan, Jetis, Yogyakarta.

Ketua PCM Jetis Yogyakarta Imam Bayu Nugroho menuturkan tumpukan sampah di Jogoyudan sangat memprihatinkan. Di mana sampah tampak menggunung dan mengeluarkan aroma tidak sedap. Menurutnya, letak sampah yang sangat berdekatan dengan pemukiman padat penduduk, sangat menganggu kesehatan dan kenyamanan masyarakat sekitar.

“Dalam waktu yang cukup lama, kita melihat ada beberapa bulan sampah ini tidak bergerak (diangkut ke TPS). Maka, kita punya inisiatif untuk membakar sampah yang ada dengan menggunakan peralatan yang telah disiapkan (Insererator portable),” ujarnya.

Bayu mengatakan pihaknya terus menjalin sinergi dengan masyarakat sekitar untuk mengatasi masalah sampah. Sinergi ini akan terus dilakukan sampai masyarakat bisa mengelola sampah secara mandiri.

“Mudah-mudahan nanti kita bisa bekerja sama dengan warga. Kalau kita usul sampahnya tidak lagi dibuang di sini berikutnya. Jadi, ini nanti kita bisa bersinergi kita memulai menginisasi mengatasi darurat sampah untuk nanti kita lanjutkan dengan pengelolaan sampah mandiri,” tuturnya.

Sementara, Anggota DPD RI DIY Drs HM Afnan Hadikusumo mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh PCM Jetis melalui MLH. Baginya, langkah tersebut sangat relevan untuk menjaga lingkungan hidup sekitar. 

“Alhamdulillah, kita bisa berjumpa di sini dalam rangka Gropyok Sampah. Ini sangat positif dalam membangun kesadaran dan kebersamaan masyarakat untuk mengatasi tumpukan sampah yang akhir-akhir ini sangat memprihatinkan,” katanya.

Afnan mengungkapkan, Ia sebetulnya sudah mengingatkan tentang sampah sejak lama. Bahkan, sampai menyosialisasikannya untuk menangani persoalan sampah. Afnan menegaskan, bilamana ada masyarakat peduli atau bekerja sama mengurus sampah, maka dapat memberikan profit yang sangat besar.

“Kalau ada kelompok-kelompok yang mengurus itu (sampah), nanti ada keuntungan 9 juta perbulan. Jadi, sampah itu bisa menjadi berkah karena sampahnya dijual,” tegasnya.

Serupa dikatakan Bayu, Dewan Pakar MPKSDI PP Muhammadiyah ini mengharapkan perlunya penguatan sinergi antara PCM Jetis dengan masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, lebih-lebih menyangkut sampah. “Saya berharap ada sinergi antara PCM Jetis dan masyarakat. Inilah kemanfaatannya adanya Muhammadiyah di lingkungan masyarakat kita,” pungkasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Model dalam Pemberdayaan Perempuan Judul               : Pengelo....

Suara Muhammadiyah

20 July 2024

Berita

Penguatan Kepemimpinan Berintegritas dalam Menghadapi Tantangan Global: Perspektif Muhammadiyah JAK....

Suara Muhammadiyah

15 June 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ekspansi kuota penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri....

Suara Muhammadiyah

12 June 2026

Berita

Gagas Seminar Nasional Penguatan Perlindungan Korban Kekerasan MATARAM, Suara Muhammadiyah - Kasus ....

Suara Muhammadiyah

10 December 2025

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Suasana haru dan bangga menyelimuti halaman SD Muhammadiyah Condo....

Suara Muhammadiyah

13 August 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah