404 Pelajar dari 27 SMP Muhammadiyah Ikuti MTQ Pelajar Perdana di Sleman
SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Sebanyak 404 pelajar dari 27 SMP Muhammadiyah se-Kabupaten Sleman mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Pelajar Muhammadiyah ke-1, Kamis (5/11). Kegiatan yang digagas Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) dan Pendidikan Nonformal (PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sleman ini menjadi ikhtiar membangun budaya Qurani sekaligus mencetak generasi muda yang berprestasi dan berakhlak mulia.
Pembukaan MTQ berlangsung di Pendopo Kalurahan Sendangadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman. Adapun perlombaan dipusatkan di SMP Muhammadiyah 1 Mlati. Ratusan peserta tampak antusias mengikuti berbagai cabang lomba yang mengasah kemampuan keislaman, seni, dan keberanian tampil di hadapan publik.
Perwakilan Pemerintah Kabupaten Sleman, Pengawas Manajerial Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Muh. Afif, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kabupaten Sleman. Menurutnya, kegiatan ini merupakan kontribusi nyata Muhammadiyah dalam memberikan ruang pembinaan keagamaan bagi pelajar.
"Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas terselenggaranya MTQ Pelajar Muhammadiyah yang pada tahun ini memasuki penyelenggaraan perdana. Mudah-mudahan kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus diselenggarakan setiap tahun," ungkapnya.
Ia menilai, kehadiran Muhammadiyah mengambil peran dalam pembinaan MTQ pelajar merupakan langkah positif. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda rutin yang memberi kesempatan lebih luas kepada pelajar untuk mengembangkan potensi keislamannya.
Senada dengan itu, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kabupaten Sleman, H. Surakhmad, menyampaikan kebanggaannya atas partisipasi ratusan pelajar dari berbagai sekolah Muhammadiyah. Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada pencapaian akademik
MTQ Pelajar Muhammadiyah ke-1 mempertandingkan delapan cabang lomba, yakni MTTQ, MTQ, MHQ, Lomba Cerdas Cermat Al-Islam (LCCA), adzan dan iqamah, kaligrafi, pidato Islami, serta Solo Islami Song. Setiap cabang menyediakan kategori putra dan putri untuk sejumlah perlombaan.
Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi dan pembentukan karakter. Para peserta tidak hanya didorong meraih prestasi, tetapi juga membangun sikap sportif, santun, dan menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup.
Melalui penyelenggaraan perdana ini, Muhammadiyah Sleman berharap budaya Qurani semakin tumbuh di sekolah-sekolah Muhammadiyah. Dengan demikian, pendidikan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga beriman, berilmu, serta memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan Persyarikatan.