BANTUL, Suara Muhammadiyah – Dukungan dan apresiasi diberikan oleh Wakil Bupati Bantul, H. Aris Suharyana, S.Sos., M.M., kepada atlet SMP Muhammadiyah Imogiri yang akan mewakili Kabupaten Bantul dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Pendidikan Khusus tingkat Nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bantul secara resmi melepas keberangkatan Brama menuju Bogor pada 6-12 Oktober 2026, siswa SMP Muhammadiyah Imogiri, yang akan berlaga pada cabang olahraga atletik nomor balap kursi roda 100 meter. Keikutsertaan Brama dalam ajang bergengsi tingkat nasional ini menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus bukti keberhasilan pembinaan bakat dan potensi peserta didik di SMP Muhammadiyah Imogiri.
H. Aris Suharyana menyampaikan apresiasi kepada SMP Muhammadiyah Imogiri yang telah berkomitmen dalam membina dan mengembangkan potensi siswanya hingga mampu mewakili Kabupaten Bantul dan DIY di tingkat nasional.
Beliau juga menyampaikan dukungan penuh kepada Brama agar senantiasa menjaga semangat, percaya diri, dan berjuang secara maksimal dalam mengikuti kompetisi. Kesempatan untuk berlaga di tingkat nasional merupakan pengalaman berharga yang patut disyukuri sekaligus menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan diri.
"Terus semangat, tetap percaya diri, dan berikan yang terbaik. Semoga Brama dapat mengharumkan sekolah, Kabupaten Bantul, dan Daerah Istimewa Yogyakarta dalam ajang O2SN Pendidikan Khusus tingkat Nasional," pesan H. Aris Suharyana.
Sementara itu, Arfian Fanny Purilawa, S.Or. selaku pendamping dan pembimbing Brama, menyampaikan bahwa keberhasilan siswanya hingga melaju ke tingkat nasional merupakan hasil dari proses panjang dan perjuangan yang tidak mudah. Brama berhasil meraih juara 1 pada seleksi tingkat Kabupaten Bantul, kemudian kembali meraih juara 1 pada seleksi tingkat Provinsi DIY. Prestasi tersebut mengantarkan Brama memperoleh kesempatan untuk melanjutkan perjuangan di ajang O2SN Pendidikan Khusus tingkat Nasional dengan mewakili DIY.
Menurut Arfian, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja sama dan sinergi dari berbagai pihak, mulai dari pelatih yang memberikan pendampingan dan latihan secara intensif, sekolah yang senantiasa memberikan dukungan dan fasilitas pembinaan, hingga orang tua yang selalu memberikan doa, motivasi, dan semangat kepada Brama.
"Keberhasilan Brama hingga bisa melaju ke tingkat nasional tidak lepas dari kerja sama dan dukungan semua pihak, baik pelatih, sekolah, maupun orang tua. Kami berharap Brama dapat memberikan penampilan terbaik dan meraih prestasi yang membanggakan di tingkat nasional," ungkap Arfian.
Keikutsertaan Brama dalam O2SN tingkat Nasional ini menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk meraih prestasi dan mewujudkan cita-cita. Dengan semangat, kerja keras, serta dukungan dari lingkungan sekitar, setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi dan meraih keberhasilan.
Sementara itu, pelatih Brama menyampaikan bahwa pencapaian hingga ke tingkat nasional merupakan hasil dari latihan yang konsisten, kedisiplinan, kerja keras, dan semangat pantang menyerah. Selama proses latihan dan persiapan, Brama menunjukkan kemauan yang kuat untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuannya.
Pelatih berharap Brama dapat menjaga kondisi fisik, fokus, dan kepercayaan diri saat bertanding di tingkat nasional. Ajang O2SN ini tidak hanya menjadi kesempatan untuk meraih prestasi, tetapi juga sebagai pengalaman berharga untuk mengembangkan potensi dan membangun mental juara.
"Harapan kami, Brama dapat bertanding dengan maksimal, menjunjung tinggi sportivitas, dan tidak mudah menyerah. Apa pun hasilnya nanti, kami berharap pengalaman ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan menginspirasi teman-teman lainnya," ungkap pelatih.
Keluarga besar SMP Muhammadiyah Imogiri menyampaikan terima kasih atas perhatian, apresiasi, dan dukungan yang diberikan oleh Wakil Bupati Bantul dan berbagai pihak. Dukungan tersebut diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi Brama untuk tampil optimal dan membawa kebanggaan bagi sekolah, Kabupaten Bantul, dan DIY. (Atok)

