October Festival Ajang Unjuk Bakat dan Raih Prestasi

Dok Istimewa
Dok Istimewa

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 181 anak usia dini dari berbagai kelompok bermain (KB) dan taman kanak-kanak (TK) se-Solo Raya mengikuti October Festival (OctoFest) 2026 yang digelar SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo, Sabtu (31/10/2026). Mengusung tema “Tunjukkan Potensi Dirimu, Raih Prestasimu”, kegiatan tahunan ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan keberanian sejak dini.

Antusiasme peserta terlihat dalam empat cabang lomba yang diselenggarakan. Lomba menyanyi diikuti 26 peserta, spelling bee sebanyak 17 peserta, mewarnai 66 peserta, dan doa harian menjadi cabang dengan peserta terbanyak, yakni 72 anak. Mereka datang bersama orang tua dan guru pendamping yang turut memberikan dukungan selama perlombaan.

Ketua Panitia OctoFest 2026, Mohamad Iqbal Baehaqi, mengatakan bahwa kegiatan ini tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan. Lebih dari itu, OctoFest menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri, mengembangkan potensi, serta melatih keberanian tampil di depan umum.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, mengasah kreativitas, dan menumbuhkan semangat berkompetisi dalam kebaikan atau fastabiqul khairat,” ujarnya.

Memasuki tahun kelima penyelenggaraan, OctoFest kembali digelar dengan pembagian lokasi lomba menjadi dua zona. Gedung selatan digunakan untuk lomba menyanyi, mewarnai, dan spelling bee, sedangkan gedung utara menjadi tempat pelaksanaan lomba doa harian. Pengaturan tersebut dilakukan agar setiap perlombaan berlangsung lebih tertib dan nyaman.

Pembukaan acara berlangsung pukul 08.00 WIB dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Raniah Marzaqah Sisna, murid kelas IV SD Muhammadiyah PK Kottabarat. Setelah perlombaan berlangsung selama dua jam, peserta dan orang tua disuguhi penampilan duet lagu religi oleh Clareen Jenafayze Kalfani dan Zhafir Agusti Al Fatih, murid kelas II. Keduanya merupakan peraih Juara Harapan I Duet Lagu Religi pada ajang MAPSI ke-27 tingkat Kecamatan Laweyan.

Setiap cabang lomba memberikan apresiasi kepada enam peserta terbaik, mulai dari juara I, II, III hingga juara harapan I, II, dan III. Para pemenang memperoleh piala, sertifikat, dan uang pembinaan sebagai bentuk penghargaan atas kemampuan serta usaha mereka.

Salah satu peserta yang berhasil meraih juara adalah Nadhira Qiana Azzahra dari TK ABA 1 Gemolong. Ia meraih Juara I lomba doa harian setelah bersaing dengan puluhan peserta lainnya.

Dengan penuh haru, Nadhira menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraihnya. “Alhamdulillah, terima kasih ustaz-ustazahku telah mengantarku jauh-jauh ke SD Muhammadiyah PK. Piala dan uang pembinaan ini akan aku berikan kepada umiku,” tuturnya.

Selain menjadi ajang kompetisi bagi anak usia dini, OctoFest 2026 juga dimeriahkan dengan lomba majalah dinding (mading) antarkelas di lingkungan SD Muhammadiyah PK Kottabarat. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda sekaligus Hari Bahasa.

Lomba mading dibagi menjadi dua kategori, yaitu kelas bawah (I–III) dan kelas atas (IV–VI). Masing-masing kategori menetapkan tiga pemenang yang mendapatkan bingkisan sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas murid. (Nikmah)