Rumah Sakit Muhammadiyah-‘Aisyiyah, Tulang Punggung Dakwah Persyarikatan

Suara Muhammadiyah

1 January 2026

726
Prof Dr Syafiq A Mughni, MA hadir dalam Tasyakur Milad ke-39 Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi di Lobby Utama Gedung Walidah, Rabu (31/12/2025).

Prof Dr Syafiq A Mughni, MA hadir dalam Tasyakur Milad ke-39 Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi di Lobby Utama Gedung Walidah, Rabu (31/12/2025).

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Keberadaan Rumah Sakit Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah tentu saja sangat dirasakan kemanfaatannya oleh masyarakat secara luas. Tidak bisa tidak. Karena keberadaannya telah bertebaran di seluruh Indonesia.

“Salah satu tulang punggung bagi dakwah Persyarikatan Muhammadiyah,” tegas Syafiq A Mughni, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Tanpa rumah sakit dan pelayanan kesehatan, tampak ada yang kurang dalam dakwah Muhammadiyah. “Dengan pelayanan kesehatan inilah, maka apa yang dilakukan oleh Muhammadiyah menjadi lebih komprehensif,” bebernya.

Hal itu ternyata dibongkar Syafiq, mencakup seluruh aspek kehidupan umat manusia, baik kebutuhan lahiriyah maupun kebutuhan batiniah. “Baik kebutuhan dunyawiyah maupun kebutuhan ukhrawiyah,” tambahnya.

Menyoal dengan gamblang, dengan tidak adanya rumah sakit Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, dinilai sangat kurang pergerakan dakwahnya. “Maju mundurnya rumah sakit kita itu akan sangat berpengaruh kepada maju mundurnya gerakan Persyarikatan Muhammadiyah,” tegasnya.

Hal itu penting dikontemplasikan bersama. Sebab, Syafiq melihat, denyut nadi Muhammadiyah memiliki kekhasan tersendiri, yakni sebagai organisasi yang rapi, tertib, juga dipercaya secara global.

“Mendapatkan apresiasi dari lembaga luar yang merilis tentang Muhammadiyah yang merupakan organisasi ke-4 terkaya di dunia dan peringkat ke-3 dari lembaga international lainnya,” jelasnya dalam Pengajian Tasyakur Milad ke-39 Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi di Lobby Utama Gedung Walidah, Rabu (31/12).

Di satu sisi juga, dikemukakan Syafiq dengan mengambil sampel kepercayaan Gereja Mormon. Disebutkan bahwa, gereja ini pernah menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk bencana Aceh melalui koridor Muhammadiyah.

“Kepercayaan tersebut lahir dari rekam jejak Muhammadiyah yang konsisten dalam kerja-kerja kemanusiaan,” ujar Syafiq.

Di situlah Syafiq meminta untuk bersyukur, bahwa Muhammadiyah sampai detik ini masih diberi kepercayaan luas oleh masyarakat, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kepercayaan tersebut, menurutnya, merupakan amanah besar yang harus dijaga dan terus diperkuat.

“Terus mengembangkan amal usaha kita supaya semakin hari semakin sempurna, semakin memberikan manfaat layanan yang terbaik bagi masyarakat,” pintanya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah - Hizbul Wathan Qabilah KH Ahmad Dahlan MTs Muhammadiyah Blimbing suks....

Suara Muhammadiyah

30 December 2024

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Indonesia berada di titik temu lempeng tektonik yang membuatnya rawan....

Suara Muhammadiyah

4 September 2026

Berita

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah – Silaturahmi ambulans Muhammadiyah se-DIY merupakan agenda ke....

Suara Muhammadiyah

11 May 2024

Berita

BANDAACEH, Suara Muhammadiyah - Klinik Pratama Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menjalani surv....

Suara Muhammadiyah

24 April 2024

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir menerima akuis....

Suara Muhammadiyah

5 August 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah