Ribuan Jamaah Hadiri Tabligh Akbar Milad ke-114 Muhammadiyah

Dok Istimewa
Dok Istimewa

CILACAP, Suara Muhammadiyah – Tabligh Akbar dalam rangkaian kegiatan memperingati Milad ke-114 Muhammadiyah digelar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Cilacap Utara di Gedung IPHI Cilacap pada Ahad (1/11/2026).

Ketua PCM Cilacap Utara, Sriyono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pimpinan Cabang Cilacap Utara. Rangkaian kegiatan diawali dengan Tabligh Akbar, cek kesehatan, donor darah, dan bazar UMKM pada Ahad (1/11/2026). Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan pada Ahad kedua (8/11/2026) dengan perlombaan olahraga yang diikuti oleh jamaah masjid dan musala se-Cilacap.

Kemudian, pada Ahad ketiga (22/11/2026), diselenggarakan perlombaan pemulasaraan jenazah. Adapun pada Ahad keempat (29/11/2026), kegiatan diisi dengan jalan sehat dan pentas seni.

"Insyaallah, diselenggarakan di halaman Masjid Al Hikmah, Jalan Damar, kompleks SMP Muhammadiyah 2 Cilacap," jelasnya.

Sriyono menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Bapak/Ibu dalam kegiatan Tabligh Akbar yang diadakan PCM Cilacap Utara.

"Khususnya terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan sumbangan, baik materiil maupun nonmateriil, kepada PCM Cilacap Utara dalam rangka pelaksanaan Milad ke-114 Muhammadiyah," ungkapnya.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Cilacap, Habib Ghozali, mengatakan bahwa Muhammadiyah merupakan organisasi Islam yang bergerak di bidang dakwah dengan mengedepankan profesionalisme.

"Muhammadiyah gerakan dakwah, semua prosedurnya profesional. Ber-Muhammadiyah harus berpaham agama menurut Muhammadiyah," tandasnya.

Menurutnya, pemahaman agama berdasarkan fatwa Majelis Tarjih menjadi pegangan dalam beragama menurut Muhammadiyah.

"Penting sekali, gerakan dakwah Muhammadiyah tidak lepas dari fatwa Majelis Tarjih Muhammadiyah," jelasnya.

Sementara itu, pembicara Ustaz Saijan menyampaikan agar umat Islam tidak meremehkan kesempatan hidup yang diberikan Allah Swt. Sebab, setiap saat Allah Swt. berkuasa mengambil kembali kehidupan makhluk-Nya.

"Kenikmatan yaitu sehat. Maka, biasakan menjenguk orang yang sakit. Insyaallah, akan banyak bersyukur," jelasnya.

"Kenikmatan kesempatan, tidak tahu apa yang besok akan terjadi. Kesempatan hadir Bapak/Ibu di pengajian hari ini, insyaallah dicatat oleh Allah Swt. menjadi lahan pahala," jelasnya.

Ia menambahkan, selama 114 tahun berdiri, Muhammadiyah telah banyak memberikan kontribusi bagi Negara Indonesia.

"Sebaik-baiknya manusia, seberapa banyak memberikan manfaat bagi orang lain. Mari berikan kebersamaan bagi orang lain. Kontribusi Amal Usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan, kesehatan, serta dakwah yang mempersatukan umat," pungkasnya. (Wasis)